YLKI soal Telkom Blokir Netflix: Bedakan Aksi Korporasi dan Negara

Kompas.com - 16/01/2020, 20:34 WIB
Netflix menyediakan aneka judul film dan serial TV NetflixNetflix menyediakan aneka judul film dan serial TV

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah bukan rahasia umum bahwa penyedia layanan internet (ISP) Telkom Grup telah memblokir Netflix sejak tahun 2016 lalu.

Sejumlah pengguna yang kadung berlangganan Netflix dan menggunakan layanan Indihome atau Telkomsel pun cukup geram karena kesusahan mengakses layanan video on demand itu.

Namun, pemblokiran semacam itu ternyata bisa saja dipersoalkan. Hal ini diungkapkan oleh Sudaryatmo, Wakil Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI).

"Kalau pemblokiran itu menghambat konsumen untuk mendapatkan hak untuk informasi, right to know, mestinya bisa dipersoalkan," jelas Sudaryatmo, dalam acara diskusi tentang polemik Netflix yang berlangsung di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Baca juga: Telkom Tegaskan Netflix Masih Diblokir

Sudaryatmo, Wakil Pengurus Harian YLKI di acara diskusi tentang Netflix di Jakarta, Kamis (16/1/2020).KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi Sudaryatmo, Wakil Pengurus Harian YLKI di acara diskusi tentang Netflix di Jakarta, Kamis (16/1/2020).
"Cuma, di sini kita harus bedakan apakah pemblokiran itu adalah aksi korporasi atau pemblokiran oleh negara, ini kan dua hal yg berbeda," lanjutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa konsumen memiliki hak untuk memilih ISP yang dikehendaki. Namun hal ini terganjal untuk beberapa wilayah, karena ada beberapa ISP yang lebih dominan.

Ia mengatakan, dalam riset yang pernah dilakukan YLKI pada 2015 lalu, ada sejumlah konsumen yang hanya bisa memilih satu ISP, atau diistilahkan dengan eksklusivitas.

"Saya yakin ini juga yang dipertimbangkan Telkom kenapa mereka berani memblokir, posisi konsumen lemah. Nggak ada pilihan. 'Mau apa kamu?'," jelas Sudaryatmo.

Baca juga: Netflix Dianggap Permudah Sineas Indonesia untuk Go Internasional

Menurutnya, selama ini belum ada aduan formal yang masuk dari konsumen tentang Netflix, meskipun disebut berisi banyak konten yang tidak sesuai dengan norma sosial di Indonesia.

Keluhan masyarakat terkait Netflix lebih banyak ditemukan di media sosial dengan berbagai topik. Mulai dari konsumen yang merasa tidak adil dengan adanya pemblokiran, soal legalitas Netflix di Indonesia, hingga pelanggaran hak konsumen untuk memperoleh informasi.

"Termasuk posisi konsumen, karena konsumen tidak mudah berpindah ISP," papar Sudaryatmo.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

Gadget
Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Gadget
Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Gadget
Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Gadget
Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Software
Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Gadget
'Star Wars Battlefront II' Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

"Star Wars Battlefront II" Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

Software
Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

e-Business
Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Internet
Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Gadget
Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Software
Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Gadget
Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Software
Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Gadget
Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X