Alibaba Tanggapi Rencana AWS Bangun Server di Indonesia

Kompas.com - 17/01/2020, 11:32 WIB
 Gedung Utama Alibaba Campus di distrik Xixi, Hangzhou, China. KOMPAS.com/YOGA SUKMANA Gedung Utama Alibaba Campus di distrik Xixi, Hangzhou, China.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan penyedia layanan Cloud asal China, Alibaba mengomentari rencana Amazon Web Service (AWS) yang akan membangun data center di Indonesia pada 2021 mendatang.

Menurut Alibaba, pihaknya melihat hal tersebut bukan sebagai ancaman. "Kami anggap kompetisi adalah hal yang baik, terutama bagi pelanggan," ujar Leon Chen, Head of Alibaba Cloud Indonesia.

"Di era digital ini, kehadiran teknologi baru justru akan menguntungkan pelanggan", sambung Leon di sela Alibaba Cloud Day 2020 yang diadakan di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Leon juga menganggap kehadiran penyedia layanan cloud seperti Amazon Web Service (AWS), justru mendorong semangat Alibaba Cloud untuk bersama-sama mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Baca juga: AWS Buka Data Center Baru di Indonesia 2021

Selain itu, Alibaba juga menekankan pentingnya data center yang dibangun di dalam negeri.Seperti diketahui, Alibaba telah membuka data center di Indonesia sejak 2018 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami mengikuti regulasi pemerintah dengan membangun data center di Indonesia. Tapi tidak hanya pemerintah, kami juga mengikuti kebutuhan konsumen yang membutuhkan data center lokal," kata Leon.

Head of Alibaba Cloud Indonesia Leon Chen, President of International Business Alibaba Cloud Intelligence Selina Yuan, VP of IT Planning and Architecture Adira Finance Edy Salim dalam acara Alibaba Cloud Day di Jakarta, Kamis (16/1/2020).KOMPAS.com/ConneyStephanie Head of Alibaba Cloud Indonesia Leon Chen, President of International Business Alibaba Cloud Intelligence Selina Yuan, VP of IT Planning and Architecture Adira Finance Edy Salim dalam acara Alibaba Cloud Day di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Menurut Leon, teknologi cloud akan aman apabila mengikuti regulasi yang diterapkan oleh suatu negara. Seperti di Indonesia, pemerintah menyarankan bahwa pusat data lebih baik disimpan di dalam negara.

Baca juga: Data Center Alibaba Resmi Beroperasi di Indonesia

Amazon Web Services sendiri telah mengumumkan akan membuka data center region di Indonesia pada akhir 2021 atau awal 2022.

Indonesia akan menjadi AWS Region ke-9 di Asia Pasifik, bergabung dengan region yang sudah ada di Beijing, Mumbai, Ningxia, Seoul, Singapura, Sydney, Tokyo, dan di Hong Kong SAR yang segera akan dibuka.

Pada 2018, AWS juga telah membuka kantor di Jakarta untuk mendukung basis pelanggan yang tumbuh cepat di seluruh Tanah Air, di samping menciptakan pekerjaan baru di bidang teknologi di dalam negeri, seperti technical evangelist dan solution architect.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.