Rekening Dibobol Lewat Kartu SIM, Kominfo Buka Suara soal RUU PDP

Kompas.com - 21/01/2020, 17:12 WIB
Ilustrasi perlindungan data pribadi ShutterstockIlustrasi perlindungan data pribadi

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, kasus pembobolan rekening bank melalui nomor handphone menimpa wartawan senior Ilham Bintang.

Pelaku diduga menggunakan modus pembajakan kartu subscriber identity module (SIM) untuk membobol rekening bank milik korban.

Pelaku mengatasnamakan diri sebagai Ilham Bintang dan datang ke sebuah gerai Indosat untuk mengambil alih kartu SIM milik Ilham Bintang.

Guna melancarkan aksinya, pelaku tersebut diduga membawa sebuah fotokopi kartu identitas untuk mengelabui pihak Indosat. 

Setelah berhasil mengambil alih nomor kartu SIM milik korban, pelaku pun dapat dengan leluasa melakukan tindak kejahatannya.

Kasus ini kemudian memunculkan pertanyaan soal keamanan data pengguna. Indonesia belum memiliki regulasi untuk melindungi data-data milik konsumen seperti aturan GDPR yang sudah diterapkan di wilayah Eropa. 

Pihak Kementerian Kominfo pun buka suara soal Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi ( RUU PDP) yang sampai saat ini belum rampung.

Baca juga: Menkominfo Johnny Plate Ingin Bikin Gol RUU PDP

Menurut Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, nantinya ada sanksi yang akan diterapkan jika ada pihak yang melakukan penyalahgunaan data pribadi seperti pada kasus Ilham Bintang ini.

"Seluruh pihak yang terlibat dalam data pribadi itu bertanggung jawab sepenuhnya dan mereka akan dikenakan sejumlah sanksi jika terjadi penyalahgunaan data pribadi yang termasuk dalam kasus-kasus ini," ujar Ferdinandus.

Pria yang akrab disapa Nando ini pun mengatakan bahwa RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP) saat ini masih dalam tahap proses untuk pengiriman ke DPR.

"Seharusnya dari akhir tahun lalu sudah selesai, tapi RUU sekarang sedang dalam proses ke DPR," ujar Ferdinandus kepada KompasTekno saat ditemui di Studio Orange KompasTV, Selasa (21/1/2020).

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X