Ponsel Bos Amazon Diretas Pangeran Arab Lewat WhatsApp

Kompas.com - 22/01/2020, 15:09 WIB
Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos. SHUTTERSTOCK/Lev RadinPendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos.
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Ponsel milik pendiri Amazon, Jeff Bezos, dikabarkan telah diretas oleh pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman pada Mei 2018 lalu.

Menurut sumber yang terlibat dalam investigasi ini, peretasan dilakukan melalui sebuah file video yang dikirimkan oleh Pangeran Salman ke Bezos lewat chat pribadi di WhatsApp.

Video tersebut diduga kuat berisi malware yang langsung menyebar ketika video dibuka. Malware itulah yang kemudian mencuri data-data dari ponsel milik Bezos.

Akibatnya, ponsel Bezos berhasil dibobol dan data-data yang tersimpan di perangkat itu pun dikabarkan berhasil dirampas. Meski demikian, tidak disebutkan data-data apa saja telah dicuri.

Belum diketahui dengan jelas apa motif dari peretasan tersebut. Namun muncul dugaan peretasan ini berhubungan dengan kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada Oktober 2018 lalu.

Khashoggi merupakan jurnalis asal Arab Saudi yang juga menjadi seorang kolumnis di media AS ternama, The Washington Post. Jeff Bezos mengakuisisi media tersebut pada 2013 silam.

Baca juga: Pendiri Amazon Jadi Orang Terkaya Sepanjang Sejarah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Washington Post, Khashoggi kerap mengkritik pemerintahan Arab Saudi, termasuk sisi negatif keluarga kerajaan dan para petingginya.

Pangeran Salman sendiri, menurut kepala investigasi kasus pembunuhan Khashoggi, Callamard, diyakini sebagai aktor di balik pembunuhan jurnalis tersebut.

Meski begitu, belum bisa dipastikan apakah peretasan ini memang ada hubungannya dengan kasus pembunuhan Khashoggi atau tidak, apalagi Callamard juga menolak untuk berkomentar terkait hal tersebut.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheGuardian, Rabu (22/1/2020) Bezos sendiri belum memberikan komentar terkait kasus peretasan ini, begitu juga pemerintah Arab Saudi.

Baca juga: Cerita Pekerja Gudang Amazon yang Terpaksa Kencing di Botol

Pihak WhatsApp pun demikian. Mereka memilih untuk bungkam dan belum memberi keterangan resmi terkait peretasan ini.

Pengacara Bezos sendiri memastikan bahwa bos Amazon itu bersikap kooperatif terhadap seluruh proses investigasi yang telah dimulai sejak Januari 2019 lalu.

Terungkapnya tindakan peretasan terhadap ponsel Bezos ini juga akan membuat proses investigasi kasus pembunuhan Khashoggi yang sudah berjalan menjadi semakin rumit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.