Pantau Persebaran Virus Corona Lewat Peta Online Ini

Kompas.com - 24/01/2020, 13:43 WIB
virus corona bbc.co.ukvirus corona
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Sejak pertama kali mengemuka pada akhir 2019 lalu, virus corona dari Wuhan, China, sudah menyebar ke berbagai negara, termasuk yang berada di wilayah Asia Tenggara.

Untuk membantu publik dalam mengamati penyebaran virus mematikan tersebut, Center for Systems Science and Engineering (CSSE) dari Departemen Teknik Sipil Universitas John Hopkins membuat sebuah peta online yang bisa diakses melalui peramban.

Peta CSSE menampilkan negara-negara dan kota-kota di seluruh dunia di mana terdapat kasus dugaan infeksi virus Corona, berikut kasus yang sudah positif terkonfirmasi.

Lokasi kasus virus Corona ditandai lingkaran dengan dua warna berbeda dan ukuran bervariasi, tergantung status konfirmasi dan skalanya.

Baca juga: Virus Corona Jangkit Kota Wuhan, Pemerintah China Batasi Akses Warga

Lingkaran warna merah untuk wilayah yang sudah positif mencatat kasus infeksi virus Corona, lingkaran warna kuning untuk wilayah tempat kasus yang belum terkonfirmasi.

Ukuran lingkaran mengindikasikan jumlah kasus di wilayah tersebut.

Peta online penyebaran virus corona yang dibuat oleh Center for Systems Science and Engineering (CSSE) dari Departemen Teknik Sipil Universitas John Hopkins.systems.jhu.edu Peta online penyebaran virus corona yang dibuat oleh Center for Systems Science and Engineering (CSSE) dari Departemen Teknik Sipil Universitas John Hopkins.

"Data kasus yang divisualisasikan diambil dari berbagai sumber, termasuk WHO, CDC Amerika Serikat, CDC China (CCDC), NHC, dan Dingxiangyuan," tulis Lauren Gardner dari CSSE dalam sebuah posting blog berisi pengumuman soal peta ini.

Dingxiangyuan adalah situs yang mengagregasikan laporan dari NGC (National Health Commission, China), serta CDC (Center for Disease Control and Prevention) China, dan karena itu digunakan sebagai basis laporan di peta untuk wilayah Negeri Tirai Bambu.

Data kasus di Amerika Serikat (terkonfirmasi dan dugaan) berasal dari CDC, sementara data untuk wilayah dunia selebihnya diambil dari WHO.

Peta penyebaran virus corona buatan CSSE dapat dilihat di tautan berikut.

Salah satu alat pemantauan

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X