Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Startup Inilah yang Pertama Kali Mendeteksi Penyebaran Virus Corona

Kompas.com - 27/01/2020, 11:44 WIB

Khan juga mengatakan bahwa metode algoritma yang digunakan BlueDot, tidak mengacu pada data yang diunggah di media sosial. Sebab, data-data tersebut dianggap terlalu berantakan.

BlueDot pun mengklaim bahwa pihaknya memiliki akses ke data maskapai global yang dapat membantu memprediksi ke negara mana saja dan kapan virus berbahaya akan menyebar.

Hasilnya pun tepat. Prediksi BlueDot terbukti bahwa virus itu sudah menyebar ke beberapa negara yakni Bangkok, Seoul, Taipei, dan Tokyo dalam beberapa hari setelah kemunculan awal.

Kamran Khan, yang bekerja sebagai spesialis penyakit menular di rumah sakit Toronto selama epidemi SARS tahun 2003 itu memang terobsesi menemukan cara yang lebih baik untuk melacak penyakit.

"Saya merasa sedikit deja vu sekarang. Di tahun 2003, saya menyaksikan virus SARS membanjiri kota Toronto dan melumpuhkan beberapa rumah sakit bahkan ada banyak kelelahan mental dan fisik pada saat itu. Lalu saya berpikir hal itu jangan sampai terulang lagi," kata Khan.

Setelah menguji beberapa program, Khan meluncurkan BlueDot pada tahun 2014 dan mengumpulkan 9,4 juta dollar AS (Rp 127 miliar) untuk modal.

Baca juga: Xiaomi Kirim 1 Juta Masker ke Wilayah Terdampak Virus Corona

Kini, BlueDot telah memiliki 40 karyawan yang terdiri dari dokter dan programmer yang bertugas untuk merancang program analitik untuk pengawasan penyakit.

BlueDot menggunakan pemrosesan bahasa dan teknik pembelajaran mesin untuk menyaring laporan berita dalam 65 bahasa, bersama dengan data maskapai dan laporan wabah penyakit hewan.

Setelah penyaringan data selesai, lalu dilanjutkan dengan analisa oleh para ahli secara manual.

Menurut Khan, para ahli epidemiologi akan memeriksa apakah kesimpulan data itu masuk akal dari sudut pandang ilmiah atau tidak.

Setelah dianggap masuk akal dari sudut pandang ilmiah, laporan BlueDot kemudian dikirim ke pejabat kesehatan masyarakat di berbagai negara termasuk Amerika Serikat (AS) dan Kanada, maskapai penerbangan, dan rumah sakit.

Namun kini BlueDot tidak menjual data mereka kepada masyarakat umum. BlueDot juga berhasil memprediksi lokasi wabah Zika di Florida Selatan dalam publikasi di jurnal medis Inggris The Lancet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apple Rilis Kode Penting Lisa, Komputer Pertama Apple yang Meluncur 40 Tahun Lalu

Apple Rilis Kode Penting Lisa, Komputer Pertama Apple yang Meluncur 40 Tahun Lalu

Gadget
Pre-order Samsung Galaxy S23 di Indonesia Dibuka 2 Februari

Pre-order Samsung Galaxy S23 di Indonesia Dibuka 2 Februari

Gadget
[POPULER TEKNO] Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT | Ada Jamur Cordyceps Saat 'Googling' Serial 'The Last of Us' | Curhatan Mantan Karyawan Google yang Viral di TikTok

[POPULER TEKNO] Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT | Ada Jamur Cordyceps Saat "Googling" Serial "The Last of Us" | Curhatan Mantan Karyawan Google yang Viral di TikTok

Internet
Jamur Cordyceps Tumbuh di Layar Saat 'Googling' Serial The Last of Us

Jamur Cordyceps Tumbuh di Layar Saat "Googling" Serial The Last of Us

Internet
Ini Hasil Foto Kamera Utama Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G dengan Mode 'High-Res'

Ini Hasil Foto Kamera Utama Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G dengan Mode "High-Res"

Gadget
VIDEO: Cara Mudah Memperbesar Ukuran File PDF

VIDEO: Cara Mudah Memperbesar Ukuran File PDF

Software
Kirim Foto via WhatsApp Android Tidak Akan Pecah Lagi?

Kirim Foto via WhatsApp Android Tidak Akan Pecah Lagi?

Software
Sejarah Canva, Situs Desain Grafis Online yang Kini Populer

Sejarah Canva, Situs Desain Grafis Online yang Kini Populer

Internet
Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G Segera Masuk Indonesia, Begini Wujudnya

Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G Segera Masuk Indonesia, Begini Wujudnya

Gadget
Arti Kata “People Pleaser” yang Ramai Digunakan di Medsos Belakangan

Arti Kata “People Pleaser” yang Ramai Digunakan di Medsos Belakangan

Internet
3 Cara Membuat Stiker WA Bergerak lewat HP

3 Cara Membuat Stiker WA Bergerak lewat HP

Software
Konten FYP TikTok Tak Cuma Andalkan Algoritma, Ada Fitur Rahasia yang Dikendalikan Karyawan

Konten FYP TikTok Tak Cuma Andalkan Algoritma, Ada Fitur Rahasia yang Dikendalikan Karyawan

Software
Tanda-tanda iPhone 15 Bakal Punya Kamera Periskop

Tanda-tanda iPhone 15 Bakal Punya Kamera Periskop

Gadget
5 Cara Langganan Disney+ Hotstar dan Daftar Harga Paketnya

5 Cara Langganan Disney+ Hotstar dan Daftar Harga Paketnya

e-Business
IBM PHK 3.900 Karyawan, Bukan karena Bisnis Lesu

IBM PHK 3.900 Karyawan, Bukan karena Bisnis Lesu

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.