Driver Gojek Singapura Juga Pakai "Tuyul" Bikin Order Fiktif

Kompas.com - 29/01/2020, 17:11 WIB
Ilustrasi ShuterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Gojek Singapura menangguhkan 120 akun mitra driver karena terbukti mencurangi sistem, menggunakan aplikasi Gojek yang telah dimodifikasi. Aplikasi tersebut dipakai untuk meraup order secara fiktif.

Praktik order fiktif semacam itu sebelumnya juga marak dilakukan oleh oknum driver Gojek di Indonesia, yang biasa disebut dengan praktik "tuyul".

Kecurangan yang dilakukan oknum driver Gojek Singapura itu antara lain
memanipulasi proses verifikasi, memalsukan lokasi, hingga melihat data pribadi pelanggan.

Dirangkum KompasTekno dari Asia One, Rabu (29/1/2020), untuk mendapatkan aplikasi modifikasi tersebut, masing-masing pengemudi harus membayar 300 dollar Singapura atau setara Rp 3 juta.

Baca juga: 3 Saran Gojek untuk Menghindari Penipuan

General Manager of Gojek Singapore, Lien Choong Luen mengatakan bahwa
aplikasi seperti itu dapat membahayakan keselamatan, baik pengendara maupun penumpang.

"Tapi yang paling memprihatinkan adalah mereka (pengemudi) dapat menimbulkan risiko keamanan serius bagi pengguna." kata Luen.

Trik curang yang dilakukan pengemudi itu dapat mengorbankan keamanan aplikasi, seperti malware yang bisa menyusup, karena fungsi keamanan telah dimatikan.

Aplikasi Gojek yang telah dimodifikasi ini diduga disebar oleh sindikat yang beroperasi di Asia Tenggara. Mereka mengiklankan aplikasi mereka dengan video yang menunjukkan seolah-olah aplikasi tersebut bisa digunakan untuk mencurangi sistem.

Hal itu berhasil menarik perhatian banyak pengemudi Gojek untuk membeli aplikasi modifikasi tersebut, kemudian mereka menyebarkannya melalui obrolan grup yang berisi para pengemudi ojek online.

Terkait hal ini, Lien Choong Luen mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas mitranya apabila terbukti melakukan kecurangan dengan aplikasi palsu untuk mendapatkan order pelanggan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber asiaone
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X