Facebook dan Instagram Batasi Persebaran Konten Hoaks Virus Corona

Kompas.com - 03/02/2020, 17:58 WIB
Gambar yang diambil pada 20 November 2017 ini menunjukkan logo Facebook, layanan media sosial yang berbasis di Amerika Serikat. AFP PHOTO/LOIC VENANCEGambar yang diambil pada 20 November 2017 ini menunjukkan logo Facebook, layanan media sosial yang berbasis di Amerika Serikat.

KOMPAS.com -  Facebook mengambil langkah tegas guna memberantas penyebaran hoaks virus corona yang beredar di platform-nya. Bahkan, Facebook tak segan menghapus unggahan yang berisi informasi salah terkait virus corona. 

Hal tersebut diutarakan pihak Facebook melalui blog resminya. Kebijakan ini diambil setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyatakan status darurat virus corona.

Kang-Xing Jin, Kepala Kesehatan Facebook, mengatakan bahwa pihaknya akan membatasi keterjangkauan konten tentang virus corona yang berisi informasi menyimpang.

Seperti contohnya adalah konten-konten tentang konspirasi anti-vaksin yang sempat ramai diperbincangkan pada 2019 lalu.  

Jin mengatakan, Facebook juga akan memberikan sebuah tanda pada konten yang dianggap misinformasi. Ketika seorang pengguna akan menyebarkan konten tersebut, pengguna itu pu akan mendapatkan sebuah pemberitahuan. 

Pemberitahuan itu berfungsi untuk mengingatkan pengguna bahwa konten yang akan ia bagikan (share) belum teruji kebenarannya.

Dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Senin (3/2/2020), Facebook juga memberlakukan kebijakan serupa di Instagram.

Menurut Jin, perusahaan akan memblokir tagar (hashtag) yang digunakan untuk menyebarkan informasi hoaks soal virus corona di Instagram.

Agar tidak menyesatkan pengguna, Facebook mengatakan bahwa pihaknya hanya akan menampilkan informasi terpercaya mengenai virus corona, salah satunya dengan menayangkan informasi yang berasal dari organisasi kesehatan regional dan global.

Baca juga: Google Tampilkan Peringatan SOS untuk Pencarian Informasi Virus Corona

"Kami terus berkoordinasi dengan organisasi kesehatan agar lebih mudah diakses pengguna Facebook dan Instagram," ungkap Jin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber The Verge
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X