Kompas.com - 05/02/2020, 07:05 WIB

KOMPAS.com - Ponsel dengan sistem operasi Android ternyata saat ini memiliki sistem keamanan yang lebih canggih. Bahkan, smartphone Android dianggap lebih sulit diretas ketimbang iPhone.

Hal tersebut diketahui dari laporan seorang detektif di Amerika Serikat.

Rex Kiser, detektif dari wilayah Texas, AS, mengakui bahwa saat ini ponsel Android memiliki sistem keamanan yang lebih kuat daripada sebelumnya.

Rex merupakan seorang ahli forensik digital yang bekerja di Kepolisian Fort Worth. Ia kerap melakukan pemeriksaan terhadap ponsel-ponsel milik pelaku kejahatan untuk kepentingan penyelidikan.

"Setahun lalu, kami tidak bisa meretas iPhone tetapi bisa membobol semua perangkat Android. Sekarang, ada banyak perangkat Android yang tidak bisa kami bobol," ujar Rex.

Baca juga: Waspada Isu Virus Corona Dipakai Sebar Malware di WhatsApp

Menurut keterangan Rex, penegak hukum di Amerika Serikat saat ini menggunakan teknologi dari perusahaan bernama Cellebrite untuk membobol perangkat smartphone yang terenkripsi.

Perangkat iPhone yang semula sulit diretas pun kini dapat dibobol dengan mudah. Bahkan dengan teknologi tersebut, para penyelidik ini bisa mengakses sejumlah data seperti riwayat GPS, pesan, riwayat panggilan telepon, daftar kontak, hingga data dari aplikasi seperti Instagram, Twitter, dll.

Namun kini, teknologi tersebut tidak dapat bekerja sepenuhnya pada perangkat Android. Contohnya, teknologi dari Cellebrite tersebut tidak dapat memberikan akses penyelidik untuk melihat data GPS dan data media sosial yang ada di ponsel Google Pixel 2 dan Galaxy S9. 

Baca juga: WhatsApp Ternyata Bisa Diretas lewat Kiriman File Video

Dirangkum KompasTekno dari Gizmochina, Rabu (5/2/2020), bahkan ponsel Huawei yang semula diisukan memiliki celah keamanan yang besar, tidak dapat diretas dengan mudah oleh para penyelidik.

Perangkat Huawei P20 Pro yang dicoba diretas, tidak memberikan akses sedikit pun kepada penyelidik untuk mendapatkan data-data penting yang ada di dalam ponsel tersebut.

Kendati demikian, bukan berarti perangkat Android sepenuhnya aman dan tidak dapat diretas. Para penyelidik ini tetap dapat mengakses sejumlah data penting meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Gizmochina
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.