Pendapatan Iklan Instagram Lebih Tinggi dari YouTube

Kompas.com - 05/02/2020, 15:21 WIB
Ilustrasi Instagram .Ilustrasi Instagram

KOMPAS.com - Platform media sosial Instagram dilaporkan memiliki pendapatan iklan hingga 20 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 273 triliun sepanjang tahun 2019.

Angka itu lebih tinggi dibandingkan pendapatan iklan YouTube, yang hanya menghasilkan 15 miliar dollar AS (Rp 205 triliun) sepanjang tahun, atau sekitar 10 persen dari keseluruhan pendapatan Google.

Dihimpun KompasTekno dari The Verge, Rabu (5/2/2020), pendapatan iklan Instagram itu menyumbang lebih dari seperempat dari keseluruhan pendapatan Facebook pada tahun 2019.

Meski Instagram bukan penghasilan terbesar dari Facebook, namun bisa dikatakan bahwa Instagram memiliki kontribusi besar dari segi pendapatan.

Baca juga: Bos Snapchat Ramal TikTok Bakal Kalahkan Instagram

Berbeda dengan YouTube, iklan yang muncul di Instagram bisa ditampilkan lewat instagram stories, feeds, dan explore tab.

Dengan tiga pilihan penempatan iklan tersebut, hal itu justru membuat tim dari Instagram
terus mencari cara bagaimana iklan dapat ditampilkan di antara konten penggunanya.

Bahkan diketahui bahwa, Instagram rela membayar kreator konten untuk platform IGTV mereka agar lebih menarik sehingga dapat mengundang daya tarik pengiklan untuk memasang iklannya.

Di sisi lain, CFO Alphabet Inc, Ruth Porat menilai bahwa biaya yang dikeluarkan oleh Instagram untuk membayar kreator konten pada platformnya itu masih lebih rendah dibanding biaya akuisisi konten YouTube, yang menghabiskan sekitar 8,5 miliar dollar AS (Rp 116 triliun).

Baca juga: Daftar Aplikasi yang Terbanyak Diunduh di Android dan iOS

Pencapaian 1 miliar pengguna aktif juga membantu Instagram untuk mendapatkan banyaknya pengiklan. Dengan jumlah tersebut, hal itu memungkinkan dapat menarik perhatian lebih banyak pengiklan yang ingin menjangkau pengguna dalam jumlah yang lebih besar.

Facebook pun diketahui telah meningkatkan frekuensi iklan di Instagram dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu dinilai Facebook dapat membantu meningkatkan pendapatan perusahaan karena menganggap bahwa Feeds Facebook kini mengalami penurunan.

Untuk diketahui bahw pada 2019, secara keseluruhan Facebook meraup pendapatan 70,7 miliar dollar AS (Rp 970 triliun), yang hampir semuanya berasal dari iklan.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X