Operator Seluler Wajib Fiberisasi Jaringan Sebelum 5G Digelar

Kompas.com - 06/02/2020, 16:46 WIB
Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Ismail, mengatakan operator seluler harus melakukan fiberisasi sebelum jaringan 5G digelar. BILL CLINTEN/KOMPAS.comDirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Ismail, mengatakan operator seluler harus melakukan fiberisasi sebelum jaringan 5G digelar.
Penulis Bill Clinten
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski sejumlah operator telah mengujicoba jaringan 5G, teknologi ini belum dapat diimplementasikan secara komersial di Indonesia.

Pasalnya, infrastruktur dan regulasi 5G di Indonesia hingga saat ini belum memang belum rampung.

Namun, sebelum pemerintah menyiapkan segala hal terkait 5G, setiap operator seluler diimbau agar melakukan modernisasi jaringan terlebih dahulu. 

Hal tersebut disampaikan Dirjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail, saat dijumpai KompasTekno dalam acara yang digelar GSMA di Grand Hyatt, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2020).

"Sebelum bicara (implementasi) 5G, semua operator seluler itu harus mempersiapkan fiberisasi, BTS-nya harus terhubung dengan kabel optik," ujar Ismail.

Baca juga: Dengan 5G, Ibu Kota Baru Diharapkan Akan Jadi Hub Digital di Asia

Ia mengatakan, akan menjadi percuma jika membangun akses jaringan 5G sementara bagian backhaul belum terhubung dengan kabel serat optik (fiber). Tanpa fiberisasi, pengguna tidak akan merasakan keuntungan dari jaringan 5G.

"Kalau tidak dihubungkan (dengan fiber) tidak bisa mendapatkan keuntungan (5G)," imbuhnya.

Ismail pun mengimbau para operator seluler di Tanah Air untuk segera menggenjot proses fiberisasi antar BTS.

Sebab menurut Ismail, saat pelelangan spektrum untuk jaringan 5G dilakukan, para operator seluler akan dapat langsung mengadopsi dan mengimplementasikan jaringan tersebut hingga end user.

Tiga opsi frekuensi 5G

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X