Netflix Ternyata Pernah Hapus Film atas Permintaan Sejumlah Negara

Kompas.com - 10/02/2020, 17:26 WIB
Netflix. Getty ImagesNetflix.
Penulis Bill Clinten
|

Konten Netflix tengah disorot di Indonesia

Nah, jika mengacu pada laporan Netflix tadi, nama Indonesia tidak disebut sebagai negara yang pernah melaporkan konten yang tidak pantas.

Padahal konten yang tersedia di Netflix hingga kini masih menjadi polemik di Tanah Air, setidaknya bagi sejumlah pihak.

Baca juga: #NetflixTidakAman Mendadak Ramai di Twitter, Ini Kata Analis Medsos

Sejak pertama kali meluncur pada 2016 lalu, Netflix telah diblokir oleh Telkom Group dan hingga saat ini masih tidak bisa diakses di layanan Indihome, Telkomsel, maupun Wifi.id.

Meski begitu, layanan Netflix sendiri memang masih bisa dinikmati melalui sejumlah provider lain.

Menurut pihak Telkom, pemblokiran Netflix ini masih berlaku lantaran sejumlah konten di platform tersebut masih banyak yang berbau pornografi dan dinilai tidak aman untuk ditonton.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlebih, Netflix disebut tidak mau memenuhi persyaratan Telkom, di mana penyedia layanan video on demand itu diharuskan menarik konten bermasalah, misalnya pornografi, dalam 24 jam.

Terkait soal Netflix dan Telkom ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Plate sempat mengatakan bahwa masalah tersebut sejatinya harus diselesaikan secara business to business (B2B).

Sebab, ia menyebut pemblokiran Netflix yang terjadi saat ini bukan atas permintaan Kemenkominfo (pemerintah), melainkan korporasi.

Baca juga: Netflix Tak Pernah Bayar Pajak, Berapa Kerugian Negara?

Sementara jika melihat dari sisi pengguna, konsumen sendiri agaknya tidak begitu mempermasalahkan konten di Netflix.

Pasalnya, berdasarkan pernyataan Wakil Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI), Sudaryatmo, yang dijumpai KompasTekno beberapa pekan lalu, saat ini belum ada konsumen yang mengadukan konten Netflix secara formal.

Menurutnya, keluhan masyarakat terkait Netflix lebih banyak ditemukan di media sosial dengan berbagai topik, mulai dari mereka yang merasa tidak adil dengan pemblokiran, soal legalitas Netflix di Indonesia, hingga pelanggaran hak konsumen untuk memperoleh informasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Axios
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.