Samsung Pilih Nama Galaxy S20, Mengapa Bukan Galaxy S11?

Kompas.com - 12/02/2020, 08:09 WIB
Trio Samsung Galaxy S20, S20 reguler, S20 Plus, dan S20 Ultra. YUDHA PRATOMO/KOMPAS.comTrio Samsung Galaxy S20, S20 reguler, S20 Plus, dan S20 Ultra.

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Trio Samsung Galaxy S20 akhirnya resmi meluncur. Bagi yang mengikuti perkembangan smartphone keluaran Samsung, penamaan S20 ini di luar tradisi.

Secara nomenklatur, sebagai penerus Galaxy S10, lazimnya Samsung menggunakan nama Galaxy S11 di seri flagship terbarunya ini. Lantas, apa alasan Samsung memilih penamaan Galaxy S20?

Galaxy S20 ingin dijadikan Samsung sebagai tonggak awal dekade baru. Smartphone ini menandai 10 tahun inovasi semenjak ponsel smartphone Galaxy pertama dirilis pada Maret 2010.

Hal ini merupakan kesempatan besar bagi Samsung, untuk memberikan pengalaman mobile yang baru, karena itulah vendor ponsel Korea Selatan itu menamai ulang seri Galaxy S.

"(Pemilihan nama Galaxy S20) saya rasa bukan semata-mata faktor brand marketing, namun karena banyak loncatan teknologi di Galaxy S20," Denny Galant, Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics dijumpai KompasTekno di San Francisco, AS, Selasa (11/2/2020).

Menurut Denny, loncatan teknologi di Samsung Galaxy S20 itu bukan sekadar mengambil perbandingan dari Galaxy S10 sebelumnya, namun juga standar industri smartphone saat ini.

Loncatan teknologi itu dibuat dengan semangat memberikan pengalaman baru, karena itu fitur-fitur yang disertakan Samsung dalam Galaxy S20 pun sangat berarti dibanding versi sebelumnya, Galaxy S10.

Seperti layar dengan bezel yang lebih tipis, sehingga lebih banyak layar untuk berinteraksi, housing kamera baru di punggung ponsel, serta fitur-fitur kamera mumpuni seperti zoom 30x (S20 dan S20 Plus) dan 100x (S20 Ultra).

Ada juga dukungan refresh rate layar 120 Hz (default mode 60 Hz) serta sensitivitas input layar yang diklaim mencapai 240 Hz untuk memenuhi kebutuhan gaming.

Dari segi hardware, Samsung membenamkan chip Exynos 990 yang dikalim memiliki kinerja CPU yang meningkat 25 persen, GPU/grafis meningkat antara 15-20 persen, dan kinerja neural processing unit NPU (untuk AI) meningkat dua kali lipat.

Baca juga: Ini Harga Samsung Galaxy S20, S20 Plus, dan S20 Ultra di Indonesia

Standar memori RAM yang digunakan di lini Galaxy S20 juga merupakan yang terkencang saat ini, yakni LPDDR 5. Dengan standar ini, Galaxy S20 memiliki kecepatan transfer 30 persen lebih cepat dibanding Galaxy S10.

Dengan fitur dan teknologi seperti di atas, Galaxy S20 series diklaim Denny telah menembus standar industri smartphone saat ini.

Simak video hands-on Samsung Galaxy S20, S20+,dan S20 Ultra, yang direkam KompasTekno di San Francisco, via link ini.

Baca juga: Ini Harga Samsung Galaxy Z Flip di Indonesia, Pre-order Mulai 12 Februari

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X