Chrome Akan Blokir FIle Unduhan yang Tidak Aman

Kompas.com - 16/02/2020, 12:01 WIB
Ilustrasi Google Chrome di Laptop 9to5GoogleIlustrasi Google Chrome di Laptop
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Meski situs dengan protokol "HTTPS" dinilai aman oleh peramban ( browser), dokumen yang menyertai situs tersebut belum tentu aman untuk diunduh ( download).

Pasalnya, unduhan bisa saja berasal dari situs yang tidak terjamin keamanannya, atau berasal dari protokol "HTTP". 

Atas dasar itu, Google kini berencana untuk memblokir seluruh file unduhan yang berasal dari situs HTTP di situs HTTPS dalam peramban Chrome

Menurut pihak Google, hal ini dilakukan untuk membuat perangkat pengguna aman dari beragam program berbahaya yang bisa saja mengintai keamanan dan privasi mereka. 

Adapun pemblokiran unduhan yang berasal dari sumber tidak aman ini bakal hadir di Chrome versi 86 yang bakal dirilis pada Oktober mendatang.

Baca juga: Cara Nonton YouTube di Chrome Sambil Buka Tab Lain

Namun, sebelum sampai di sana, Google bakal menggelontorkan sejumlah pembaruan Chrome secara bertahap untuk memperingatkan dan kemudian memblokir unduhan berdasarkan jenis file terlebih dahulu.

Di Chrome versi 83 yang bakal dirilis sekitar bulan Juni 2020, misalnya, browser tersebut akan mulai memblokir unduhan semacam aplikasi atau program (executable) dengan ekstensi file ".exe", ".apk", dan sejenisnya.

Sementara di Chrome versi 84 yang rencananya dirilis sekitar Agustus 2020, Google bakal menambah daftar blokir ke beragam dokumen arsip, misalnya unduhan dengan ekstensi file ".zip", ".iso", dan sebagainya. Ilustrasinya bisa disimak di gambar berikut. 

Ilustrasi blokir file unduhan dari beragam versi Chrome.Google Blog Ilustrasi blokir file unduhan dari beragam versi Chrome.
Terlepas dari versi tadi, Chrome versi 81, 82, dan 85 sendiri bakal dirilis Google masing-masing sekitar bulan Maret, April, dan September mendatang. 

Nantinya, pembaruan dengan versi yang disebutkan di atas akan menyambangi Chrome versi desktop (Windows, macOS, Chrome OS, Linux) terlebih dahulu, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GoogleBlog, Minggu (16/2/2020).

Untuk peramban Chrome versi mobile (Android dan iOS), Google memastikan bahwa pembaruan Chrome, mulai dari versi 83, akan lebih lambat (delay) satu versi dari desktop.

Misalnya, jika Chrome versi desktop berada di versi 85, maka Chrome mobile bakal berada di versi 84, dan seterusnya.

Baca juga: Google Hentikan Dukungan untuk Chrome Apps Juni Mendatang

Mengapa ada delay? Sebab, mekanisme keamanan di perangkat mobile dianggap lebih kuat ketimbang perangkat desktop.

Delay ini juga berguna bagi para pengembang agar mereka bisa mengubah protokol unduhan yang tidak aman ke HTTPS, sehingga nantinya bisa diakses dengan Chrome versi mobile dengan lancar.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X