Netflix dkk Tak Perlu Buka Kantor di Indonesia untuk Dikenai Pajak

Kompas.com - 19/02/2020, 07:48 WIB

Sementara ketentuan mengenai kehadiran ekonomi signifikan, tata cara pembayaran, dan pelaporan pajak penghasilan atau pajak transaksi elektronik, dan tata cara penunjukan perwakilan, akan diatur dengan Peraturan Menteri (Permen).

Netflix dan OTT lain juga akan diwajibkan membayar pajak 10 persen, sesuai ketentuan UU Nomor 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Barang Mewah.

Baca juga: Telkom Ungkap Alasan Netflix Masih Diblokir

"Di Omnibus Law itu mereka yang akan ditunjuk sebagai pemungut PPN atas penjualan jasa mereka kepada customer di Indonesia," jelas Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kemenkeu Hestu Yoga Saksama dalam kesempatan yang sama.

Terkait hal ini, Yoga juga menyampaikan apresiasinya kepada Google yang telah mendirikan perwakilan secara fisik di Indonesia, tanpa harus menunggu UU semacam Omnibus Law. Ia berharap perusahaan OTT lain bisa melakukan hal yang sama seperti Google Indonesia.

"Walaupun Google sama dengan OTT yang lain, tanpa menunggu Ominbus Law pun mereka sudah mendaftarkan diri menjadi PKP (Pengusaha Kena Pajak), memungut PPN atas penyerahan jasanya kepada konsumen di Indonesia," ungkap Yoga.

Saat ini RUU Omnibus Law perpajakan masih menunggu pembahasan antara pemerintah dan DPR.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.