Akuisisi Chroma Labs, Twitter Bakal Hadirkan Fitur Stories?

Kompas.com - 21/02/2020, 08:13 WIB
Ilustrasi Aplikasi Twitter di ponsel di depan logo Twitter BloombergIlustrasi Aplikasi Twitter di ponsel di depan logo Twitter

KOMPAS.com - Perusahaan jejaring sosial Twitter ikabarkan telah mengakuisisi Chroma Labs, sebuah startup yang mengembangkan aplikasi edit foto dan video populer Chroma Stories.

Informasi ini disampaikan oleh Product Lead Twitter, Kayvon Beykpour, lewat sebuah unggahan di Twitter.

Beykour tidak menyebut berapa duit yang dikeluarkan Twitter untuk membeli Chroma Labs. Namun, ia menjelaskan bahwa seluruh tim Chroma Labs nantinya bakal bergabung dengan tim produk, desain, dan tim teknis yang sudah dibentuk oleh Twitter.

Baca juga: Pengguna Twitter Indonesia Suka Streaming Video Setelah Buka Puasa

Meski timnya dilebur, belum jelas apa maksud dari akuisisi yang dilancarkan oleh Twitter ini.

Beykpour hanya menyebut bahwa tim Chroma Labs dan Twitter bakal berkolaborasi untuk menghadirkan wadah bagi pengguna berkreasi di platform rintisan Jack Dorsey itu.

Fitur seperti IG Stories?

Namun, menurut spekulasi, akuisisi ini agaknya merupakan sebuah pertanda bahwa fitur serupa Instagram Stories bakal menyambangi platform Twitter.

Pasalnya, sejumlah perintis Chroma Labs merupakan mantan pegawai Facebook dan Instagram yang memang memiliki peranan penting dalam pengembangan fitur Instagram Stories dan Boomerang, seperti John Barnett dan Alex Li.

Terlebih, aplikasi Chroma Stories yang dirintis Chroma Labs sendiri memang fokus untuk menciptakan konten Instagram Stories dan Snapchat yang lebih ciamik ketimbang membuatnya di aplikasi bawaan.

Walhasil, tidak menutup kemungkinan jika Twitter juga bakal menghadirkan fitur serupa Instagram Stories di platformnya lantaran Chroma Labs sepertinya ahli dalam hal tersebut.

Nasib Chroma Stories?

Lantas, bagaimana nasib aplikasi Chroma Stories yang dikembangkan oleh Chroma Labs?

Menurut penuturan pihak Chroma Labs di akun resmi Twitter @Chroma_Labs, bisnis perusahaan tersebut sejatinya bakal disetop sesaat akuisisi oleh Twitter diumumkan.

Meski tidak beroperasi lagi, aplikasi Chroma Stories sendiri masih bisa dipakai oleh para pengguna iOS di mana aplikasi tersebut tersedia. Hanya saja, pengguna aplikasi ini tak lagi mendapatkan fitur-fitur terbaru dari Chroma Labs. 

Baca juga: Google Duo Punya Fitur Baru Mirip Instagram Stories

Nah, karena Chroma Stories tampaknya sudah tidak bisa diakses di App Store, pengguna sejatinya juga masih bisa menggunakan aplikasi tersebut asalkan masih terpasang di ponsel dan tidak di-uninstall.

Kendati begitu, aplikasi Chroma Stories bisa saja tidak bisa dibuka lagi apabila pembaruan iOS di kemudian hari bikin aplikasi jadi rusak atau tidak kompatibel dengan versi iOS teranyar, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Bloomberg, Jumat (21/2/2020).



Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X