PLN Juga Punya Bisnis Layanan Internet, Ini Tanggapan Telkom

Kompas.com - 24/02/2020, 19:22 WIB
Ilustrasi kabel fiber optic IstimewaIlustrasi kabel fiber optic

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia bukan satu-satunya perusahaan BUMN yang terjun di bisnis penyedia layanan internet (ISP) lewat IndiHome. Ada satu perusahaan BUMN lainnya yang punya layanan serupa, yakni PT PLN dengan produknya, Stroomnet.

Stroomnet adalah produk yang dimiliki oleh Icon+, anak perusahaan dari PLN. Dengan demikian, kedua BUMN tersebut sejatinya menjadi pesaing, karena memiliki layanan yang sama, yakni penyedia layanan internet.

Lantas, bagaimana Telkom menanggapinya? Dijumpai di kawasan SCBD, Jakarta, Senin (24/2/2020), VP Corporate Communication Telkom Indonesia, Arif Prabowo, mengatakan bahwa Telkom dan PLN sebenarnya hadir untuk memenuhi kebutuhan yang ada.

Baca juga: Telkom Luncurkan Paket IndiHome Rp 199.000 untuk Kos-kosan

Sebab, masih banyak pelanggan Tanah Air yang belum mendapatkan layanan ISP semacam IndiHome atau Stroomnet.

"Kalau kami lihat dari 250 juta penduduk, kemudian kasarannya mungkin ada 90 juta household (kepala keluarga), pelanggan IndiHome (di 2019) baru 7 juta, berarti demand-nya masih banyak yang belum terpenuhi," tutur Arif.

"Kami sama-sama menuju ke sana (memenuhi permintaan), supaya semua masyarakat bisa mendapatkan akses informasi yang sama," imbuhnya.

Arif melanjutkan, konsumen sendiri sejatinya bakal memilih produk yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Oleh karena itu, pihaknya ingin memperluas cakupan IndiHome ke beberapa wilayah yang belum tersedia, terlepas dari adanya ISP milik PLN.

Saat ini, layanan IndiHome sendiri telah tersedia di 489 dari 514 kota dan kabupaten di Indonesia dan rencananya bakal hadir di 514 kota dan kabupaten sebelum 2020 berakhir.

Baca juga: Telkom soal Buka Blokir Netflix, Semoga dalam Waktu Dekat

Selain itu, Telkom juga ingin merambah ke segmen lain yang belum dimasuki oleh IndiHome. Salah satunya adalah segmen milenial yang ingin menikmati layanan internet terjangkau lewat IndiHome Lite.

Dengan beragam upaya tersebut, Arif yakin bahwa IndiHome bakal lebih dilirik oleh konsumen lantaran tersedia dimana saja tanpa melihat segmentasi penggunanya.

"Kami yakin bahwa layanan yang bagus akan jadi pilihan bagi masyarakat, jadi kami berupaya untuk melakukan ekspansi seluas-luasnya, kemudian dari segmennya melakukan ekspansi juga," pungkas Arif.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X