Riset Ungkap Kondisi Otak Pencandu Smartphone Mirip Pencandu Narkoba

Kompas.com - 26/02/2020, 08:07 WIB
Ilustrasi pengguna ponsel. Getty ImagesIlustrasi pengguna ponsel.
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Kondisi fisik otak pada orang yang kecanduan bermain smartphone ternyata serupa dengan kondisi otak mereka yang mengonsumsi obat-obatan terlarang ( narkoba).

Hal tersebut ditemukan dalam sebuah riset berjudul "Addictive Behaviors" yang dilakukan peneliti dari Universitas Heidelberg, Jerman.

Dalam riset tersebut, para peneliti melakukan pengujian terhadap 48 orang sebagai sampel. Sebanyak 22 orang di antaranya mengidap smartphone addiction alias kecanduan smartphone (SPA).

Riset tersebut dilakukan dengan metode pemindaian otak melalui magnetic resonance imaging (MRI). Hasilnya, terlihat adanya penurunan volume materi abu-abu (gray matter) di jaringan otak bagian inti (insula cortex dan temporal cortex) pada orang yang memiliki SPA. 

Bagian insula cortex ini berfungsi untuk memproses aktivitas emosional. Apabila volumenya semakin berkurang, hal itu disebut akan mengganggu aktivitas emosional.

Baca juga: Melawan Serangan Jantung dengan Smartwatch

Pola ini juga ditemukan pada orang yang kecanduan obat-obatan terlarang.

Selain itu, bagian otak anterior cingulate cortex (ACC), yang berfungsi untuk proses kognitif, juga diklaim mengalami penurunan pada pencandu smartphone.

Gambar kondisi fisik otak pecandu smartphone dan narkoba terlihat ada kemiripan.  Addictive Behaviors Gambar kondisi fisik otak pecandu smartphone dan narkoba terlihat ada kemiripan.
Sebagai informasi, penurunan aktivitas di ACC ini kerap dikaitkan dengan efek stimulus dari beragam obat terlarang yang mengurangi proses kognitif dari otak.

Berdasarkan dua temuan tersebut, ditarik sebuah kesimpulan bahwa kondisi otak pengidap SPA atau kecanduan smartphone ternyata mirip dengan pencandu obat-obatan terlarang.

Dirangkum KompasTekno dari CultofMac, Rabu (26/2/2020), kecanduan smartphone telah menjadi fenomena medis yang semakin mendapat perhatian dari para ahli kesehatan selama satu dekade terakhir.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X