Vivo Umumkan Apex 2020, Ponsel Berkamera "Gimbal" dan Tak Kasatmata

Kompas.com - 28/02/2020, 18:23 WIB
Ponsel Vivo Apex 2020 VivoPonsel Vivo Apex 2020
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Di pengujung Februari, Vivo akhirnya memperkenalkan concept phone terbarunya, Apex 2020, dalam sebuah acara di Beijing, China, Jumat (28/2/2020).

Apex 2020 memamerkan serangkaian inovasi terkini dari Vivo, misalnya kamera selfie 16 MP yang tak kasatmata karena disembunyikan di balik layar berukuran 6,45 inci (2.330 x 1.080) piksel.

Layar tersebut menganut desain "FullView Edgeless Display" yang seolah tanpa bingkai (bezel) karena bagian kanan dan kirinya dibuat melengkung dengan sudut 120 derajat.

Tombol-tombol fisik yang biasanya terletak di pinggiran perangkat pun dihilangkan, berganti virtual pressure-sensing buttons yang ditampilkan di sisi layar.

Baca juga: Vivo V19 Muncul di Video Kisah Afgan, Diresmikan 10 Maret

Suara disalurkan bukan melalui speaker konvensional, melainkan lewat getaran dari balik layar dengan teknologi Screen SoundCasting generasi ketiga. Hal lain yang menarik adalah kamera utama di Vivo Apex 2020.

Ada dua kamera yang terdiri dari kamera utama 48 megapiksel dengan teknologi peredam goyangan dengan struktur serupa gimbal, sehingga kinerjanya diklaim 200 persen lebih baik dibanding sistem peredam guncangan (optical image stabilization, OIS) tradisional.

Apex 2020 memiliki kamera utama dengan stabilizer serupa gimbal, berikut kamera telephoto dengan tingkat zoom optis 5x hingga 7,5x.Vivo Apex 2020 memiliki kamera utama dengan stabilizer serupa gimbal, berikut kamera telephoto dengan tingkat zoom optis 5x hingga 7,5x.
Kamera kedua merupakan kamera telephoto 16 MP dengan lensa yang sanggup memberikan tingkat zoom optis 5x hingga 7,5x (continuous optical zoom) tanpa pembesaran secara digital.

Komponen hardware Apex 2020 pun termasuk kelas atas, dengan chip Snapdragon 865 dan modem 5G Snapdragon X55 terintegrasi, RAM 12 GB, serta media penyimpanan 256 GB.

Baca juga: Melihat Inovasi Teknologi yang Dihasilkan Pusat Riset Vivo

Karena tidak memiliki port atau konektor, Apex 2020 hanya dapat diisi baterainya secara nirkabel.

Daya dari pengisian Wireless Super FlashCharge ini terbilang tinggi, sebesar 60 watt, sehingga bisa mengisi kapasitas 2.000 mAh hanya dalam 20 menit.

Seperti ponsel Apex lain sebelumnya, Apex 2020 sendiri merupakan concept phone untuk memamerkan teknologi termutakhir yang bisa dibenamkan oleh Vivo ke sebuah ponsel.

Apex 2020 tak akan dijual ke pasaran, tetapi beberapa dari rangkaian inovasi yang diusungnya mungkin akan benar-benar hadir di ponsel Vivo yang dirilis di kemudian waktu.

Baca juga: Tidak Punya Tombol dan Colokan, Bagaimana Cara Pakai Ponsel Vivo Apex?

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X