Facebook Blokir Iklan Penjual Masker Kesehatan

Kompas.com - 08/03/2020, 19:23 WIB
Ilustrasi Facebook Digital TrendsIlustrasi Facebook

KOMPAS.com - Raksasa media sosial Facebook, memberlakukan kebijakan iklan baru terkait dengan persebaran wabah corona dalam beberapa waktu ke belakang. Facebook kini melarang iklan dan penjualan masker di platform tersebut. 

Hal ini diungkapkan Director of Product Management Facebook, Rob Leathern, melalui akun Twitternya.

Kebijakan ini diambil agar kondisi masyarakat yang tengah dilanda kepanikan ini tidak dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk kepentingan pribadi.  

Sebagaimana diketahui, sejumlah pakar kesehatan dunia pun sudah menyerukan masyarakat yang sehat agar tidak perlu menggunakan masker untuk mencegah penularan corona. 

Namun, meski telah diimbau agar tidak membeli dan mengenakan masker, masyarakat tetap dilanda kepanikan dan kerap memborong masker yang dijual. 

"Kami melarang iklan yang menjual masker wajah medis dari daftar," tulis Rob. 

Ia pun menegaskan bahwa saat ini, pihak Facebook masih tetap memantau kondisi persebaran wabah corona. Ia juga mengatakan akan terus memperbarui kebijakan jika ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini. 

"Kami akan mulai meluncurkan perubahan ini di hari-hari mendatang," tulisnya 

Tak hanya itu, belum lama ini, Mark Zuckerberg juga mengatakan bahwa Facebook akan menekan jumlah persebaran informasi yang salah terkait corona. 

Baca juga: Mark Zuckerberg Beberkan Cara Facebook Lawan Virus Corona

"Kami juga akan mulai menghapus konten dengan klaim palsu atau teori konspirasi yang telah ditandai oleh organisasi kesehatan global terkemuka dan otoritas kesehatan setempat yang dapat menyebabkan kerugian bagi orang yang percaya," tulis Facebook.

Bahkan, Facebook juga akan memblokir akun-akun yang dianggap memanfaatkan situasi ini. Seperti misalnya akun yang mengklaim menyediakan obat penyembuh virus corona.

Mark juga mengatakan bahwa para peneliti dapat menggunakan data-data yang disediakan Facebook, seperti peta kepadatan populasi, untuk lebih memahami bagaimana virus menyebar.

Baca juga: Hubungi Nomor WhatsApp Ini untuk Informasi Aktual Virus Corona

Untuk memperoleh informasi yang akurat, ia mengarahkan pengguna untuk mencari informasi dari sumber seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau otoritas kesehatan setempat.

Dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch, Minggu, (8/3/2020), selain memberikan informasi rinci mengenai corona, Facebook juga memberikan iklan gratis kepada organisasi yang turut menyebarkan informasi terbaru terkait virus ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X