Kominfo Laporkan Lima Kasus Hoaks Corona ke Polisi

Kompas.com - 09/03/2020, 18:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melaporkan sebanyak lima kasus hoaks tentang virus corona kepada pihak kepolisian. Kelima kasus tersebut,

Menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, kasus tersebut telah diusut oleh Polda Kalimantan Timur dan Polda Kalimantan Barat. 

"Saat ini total ada lima kasus. Dua kasus hoaks yang sudah ditangani di Polda Kalimantan timur, dua kasus di Polda Kalimantan Barat dan terakhir ada di salah satu bandara di Jakarta," ungkap Semuel.

Semuel mengatakan, pihaknya melaporkan kelima kasus hoaks tersebut karena sudah dianggap berlebihan dan membuat suasan menjadi tidak kondusif. 

Baca juga: Jadi Tempat Observasi Virus Corona, Pulau Sebaru Dapat Penguatan Sinyal Seluler

"Kasusnya kebangetan, karena mendesain, menciptakan suasana tidak kondusif. Ya kami langsung proses," lanjutnya. 

Ia juga mengatakan, sejak 23 Januari hingga 6 Maret 2020 ini, Kementerian Kominfo sudah menemukan ada lebih dari 177 jenis hoaks terkait virus corona. 

Angka tersebut meningkat pada periode 27 Januari 2020 hingga 2 Februari 2020 dengan ditemukannya 42 kasus hoaks baru.

Adapun beberapa bentuk hoaks corona yang beredar di masyarakat adalah terkait isu SARA, hoaks mengenai korban yang positif corona, hingga kabar tentang corona yang digunakan sebagai senjata biologis.

Baca juga: Pantau Informasi Virus Corona di Indonesia Lewat Situs KawalCOVID19.id

"Sebagian ada yang kami luruskan. Kalau yang dari website, ada juga yang kami blok. Ada hal yang kami pergunakan untuk pembelajaran," ungkap Semuel saat ditemui di kantor Kementerian Kominfo, Senin (9/3/2020). 

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan mengedukasi diri dengan informasi. Ada pula layanan aduan melalui website stophoaks.id, akun Instagram aduankonten.official, atau aplikasi Qlue dan hotline di 08119224545.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.