Penjualan Ponsel Huawei Diprediksi Turun Dua Digit Tahun Ini?

Kompas.com - 09/03/2020, 18:31 WIB
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Sejak mulai diterapkan pada Mei 2019, blacklist pemerintah AS atas Huawei relatif belum terlalu berpengaruh terhadap penjual ponsel perusahaan China itu.

Namun tahun ini mungkin akan beda cerita. Belakangan muncul kabar bahwa Huawei memproyeksikan angka penjualan ponselnya bakal menurun hingga 20 persen, dari 240 juta unit pada 2019 menjadi 190-200 juta unit pada 2020.

Baca juga: Huawei Tawarkan Pemasukan 100 Persen untuk Developer App Gallery

Daftar hitam AS menyulitkan Huawei karena vendor tersebut jadi tak bisa bermitra dengan perusahaan asal Negeri Paman Sam, termasuk Google. Akibatnya, ponsel-ponsel Huawei mulai seri Mate 30 tidak bisa menggunakan aneka layanan dan aplikasi Google seperti Play Store. 

Calon smartphone flagship mendatang dari Huawei pun, P40, kemungkinan besar tidak bisa menggunakan aplikasi dan layanan Google sehingga terancam penjualannya di wilayah luar China seperti Eropa.

Sebagai alternatif Play Store, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Engadget, Senin (9/3/2020), Huawei mengedepankan toko aplikasinya sendiri, App Gallery.

Baca juga: Huawei Siapkan Mesin Pencari Pesaing Google

Bersama dengan dua pabrikan China lain, Oppo, Vivo, dan Xiaomi, Huawei juga menggarap sebuah platform toko aplikasi smartphone Android pesaing Google Play Store.

Platform toko aplikasi online tersebut diberi nama Global Developer Service Alliance (GDSA) dan kabarnya mulai beroperasi pada bulan Maret ini.

Tak hanya itu, Huawei juga dikabarkan tengah menyiapkan sebuah mesin pencari pesaing Google dan peta sebagai alternatif Google Maps. Namun, masih belum jelas apakah langkah-langkah Huawei ini akan manjur mendongkrak penjualan ponselnya atau tidak. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.