Jack Ma Bikin Akun Twitter, Apa Isi Kicauan Pertamanya?

Kompas.com - 16/03/2020, 20:40 WIB
HANGZHOU, CHINA - AUGUST 28: Alibaba Group Chairman Jack Ma attends 2019 Global Conference on Women and Entrepreneurship on August 28, 2019 in Hangzhou, Zhejiang Province of China. (Photo by VCG/VCG via Getty Images) VCGHANGZHOU, CHINA - AUGUST 28: Alibaba Group Chairman Jack Ma attends 2019 Global Conference on Women and Entrepreneurship on August 28, 2019 in Hangzhou, Zhejiang Province of China. (Photo by VCG/VCG via Getty Images)
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Jack Ma, pendiri raksasa e-commerce Alibaba dari China, kini telah memiliki akun Twitter. Akun dengan handle @JackMa itu dibuat pada Maret 2020 dan sudah mendapat tanda centang verifikasi dari Twitter.

Dalam kicauan perdananya, Ma mengunggah dua foto yang menggambarkan paket-paket bantuan berisi masker dan alat uji virus corona yang siap dikirim ke AS dari Shanghai dengan maskapai China Estern Airlines.

“Kiriman pertama bantuan masker dan alat uji virus corona untuk AS sedang lepas landas dari Shanghai. Doa yang terbaik untuk teman-teman kami di Amerika,” ujar Ma dalam tweet itu.

Hanya dalam waktu satu jam setelah diunggah, kicauan yang menandai debut Ma di jagat Twitter itu menuai lebih dari 20.000 like dan di-retweet lebih dari 3.500 kali, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Bloomberg, Senin (16/3/2020).

Dalam kurun waktu yang sama, akun @JackMa mendapat lebih dari 10.000 pengikut. Jumlah follower akun tersebut hingga saat berita ini ditulis sudah melewati angka 80.000.

Unggahan Ma pun mendapat tanggapan dari pendiri sekaligus CEO Twitter, Jack Dorsey, yang memberi sambutan hangat. “Terima kasih, Jack (dan selamat datang di Twitter),” tulis Dorsey singkat.

Baca juga: Kisah Jack Ma, Orang Terkaya Kedua di China Pemilik Alibaba.com

Sebelumnya, pada Jumat pekan lalu, Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation yang digawangi oleh Ma telah mengumumkan bakal mengirim sebanyak satu juta masker dan 500.000 alat uji virus corona ke AS.

“Dari pengalaman negara saya sendiri, pengujian yang cepat dan akurat, berikut perlindungan yang memadai untuk para tenaga medis profesional, adalah langkah paling efektif dalam mencegah penyebaran virus,” tulis Ma dalam sebuah peryataan.

Berdasarkan data dari peta interaktif John Hopkins University of Medicine, di AS kini terdapat sekitar 3.700 kasus Covid-19 dengan korban meninggal sebanyak 69 orang. Di China, angka infeksi Covid-19 mencapai kisaran 81.000 dengan 3.217 kematian.

Total kasus Covid-19 yang sudah terkonfirmasi secara global berada di kisaran 169.000 dengan jumlah kematian sebanyak 6.513 orang.

Jack Ma sendiri adalah orang terkaya di daratan Asia, berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index yang juga dikenal sebagai dermawan.

Sebelumnya, di jejaring sosial Weibo di China, Ma mengumumkan akan mendonasikan dana 100 juta yuan (Rp 213 miliar) lewat yayasannya untuk mendukung upaya riset medis dan pencegahan penyakit.

Baca juga: Bos Alibaba Dukung Waktu Kerja 12 Jam Sehari, 6 Hari Seminggu di China

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X