Tangkal Hoaks, YouTube Bikin Halaman Khusus Video Corona

Kompas.com - 22/03/2020, 08:01 WIB
Logo YouTube. Reska K. Nistanto/Kompas.comLogo YouTube.

KOMPAS.com - Dalam upaya memerangi kabar hoaks seputar Covid-19 yang beredar di dunia maya, YouTube merilis sebuah halaman khusus. Halaman tersebut, berisi serangkaian video tentang corona yang berasal dari sumber terpercaya. 

Menurut pihak YouTube, halaman tersebut akan memuat video dari kanal berita resmi dan organisasi kesehatan setempat. Halaman itu akan ditempatkan pada bagian depan saat pengguna pertama kali membuka YouTube. 

Halaman khusus tersebut dirilis pada minggu ini di 16 negara, di antaranya adalah Amerika Serikat, Inggris, Brazil, India, Jerman, Perancis, Italia, dan Jepang.Pihak YouTube pun akan memperluas kehadiran halaman ini ke sejumlah wilayah pada pekan depan.

"Kami ingin semua orang memiliki akses ke konten yang berasal dari otoritas setempat. Jadi kami meluncurkan rangkaian berita Covid-19 pada beranda kami di 16 negara. Kami juga akan memperluas ke lebih banyak negara," tulis pihak YouTube melalui akun Twitternya. 

Kendati demikian, tidak dijelaskan secara rinci negara mana saja yang sudah mendapatkan halaman khusus ini. Berdasarkan pantauan KompasTekno, halaman khusus video terkait corona ini belum ditemukan di Indonesia. 

Baca juga: Twitter Larang Kicauan yang Menyesatkan soal Virus Corona

Selain YouTube, sejumlah perusahaan teknologi saat ini juga tengah gencar memerangi kabar hoaks seputar corona. 

Sebelumnya, Facebook, Google, dan Twitter juga kompak untuk memerangi informasi hoaks terkait virus corona (Covid-19) yang marak beredar di internet.

Para pengelola perusahaan teknologi saling bertukar informasi antara satu sama lain, dan juga badan kesehatan dunia agar para pengguna bisa mendapat informasi akurat tentang virus corona dan Covid-19.

Sejak akhir tahun 2019, YouTube melaporkan telah banyak video hoaks yang beredar pada platform-nya dan masih terus berlanjut hingga saat ini.

Baca juga: AS Gunakan Data Lokasi dari Smartphone untuk Pantau Persebaran Corona

Dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch, Minggu (22/3/2020) perusahaan-perusahaan teknologi dan media sosial asal AS ini juga sepakat mengedepankan konten yang berasal dari otoritas resmi di platform masing-masing.

Mereka sepakat untuk menyalurkan update lewat koordinasi dengan dinas-dinas kesehatan dari pemerintah di seluruh dunia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X