Kompas.com - 24/03/2020, 07:03 WIB
Logo Razer di aksesori bikinan perusahaan. UbergizmoLogo Razer di aksesori bikinan perusahaan.

KOMPAS.com - Perhatian dunia kini tertuju pada penanganan wabah Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona.

Diketahui, virus tersebut sangat menular, mengharuskan para petugas medis yang menangani pasien dengan Covid-19 memakai peralatan memadai, termasuk masker bedah (surgical mask).

Untuk meminimalisir kelangkaan alat kesehatan tersebut, produsen aksesori gaming ternama, Razer mengalihfungsikan sejumlah lini manufaktur mereka untuk memproduksi masker bedah, alih-alih untuk membuat aksesori gaming seperti biasanya. 

Baca juga: Sanksi Menanti Penjual Masker Mahal di Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee

Hal itu disampaikan oleh CEO Razer, Min-Liang Tan, dalam sebuah postingan di jejaring sosial Twitter dan Facebook minggu lalu.

"Selama beberapa hari terakhir, tim kami telah bekerja tanpa henti untuk mengubah beberapa lini manufaktur kami untuk memproduksi masker bedah, sehingga kami bisa menyumbangkannya ke negara yang membutuhkan," ujar Tan. 

Negara yang dimaksud Tan mencakup wilayah pemasaran produk-produk Razer. Salah satunya adalah Singapura, tempat di mana kantor pusat Razer untuk wilayah operasional Asia Tenggara berdiri. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski tidak disebutkan jumlahnya, Tan mengatakan bahwa mereka bakal mengirimkan batch pertama dari masker yang mereka buat ke Singapura dalam waktu dekat.

Baca juga: Razer Rilis Keyboard, Headset, dan Mouse Gaming Versi Murah

Tan juga memastikan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan otoritas kesehatan di negara terkait, agar masker tersebut bisa sampai di pihak yang benar-benar membutuhkan, dalam hal ini mereka yang mengurus pasien Covid-19.

Adapun jumlah masker bedah yang bakal diproduksi "dadakan" oleh Razer berjumlah setidaknya 1 juta buah, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Ubergizmo, Senin (23/3/2020).

Kendati demikian, Tan tidak menyabut kapan jadwal atau timeline waktu pembuatan, serta jadwal donasi masker bedah tersebut. Belum diketahui pula sampai kapan pabrik aksesori Razer ini dipakai untuk membuat masker bedah.

Terlepas dari itu, langkah Razer ini menambah daftar perusahaan yang berkontribusi membuat masker untuk melawan Covid-19.

Sebelumnya, produsen elektronik asal Jepang, Sharp, juga dikabarkan telah menyulap lini produksi panel LCD mereka, yang berlokasi di wilayah timur Osaka, untuk membantu mengurangi kelangkaan masker.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Sharp Produksi Masker di Pabrik TV

Pabrik itu disebut-sebut mampu memprodksi setidaknya 150.000 masker dalam satu minggu atau 600.000 masker dalam satu bulan. 

Adapun langkah Sharp ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Jepang untuk memproduksi lebih banyak masker di Jepang.

Perdana Menteri Shinzo Abe bahkan sempat menjanjikan bahwa bakal ada sekitar 600 juta masker yang akan tersedia di Jepang setiap bulannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Ubergizmo
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.