BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan OPPO

Nostalgia, Begini Pose Selfie Andalan Generasi 90-an dengan HP Jadul

Kompas.com - 24/03/2020, 12:48 WIB
Ilustrasi foto selfie. ShutterstockIlustrasi foto selfie.
Penulis Agung Dwi E
|

Sari Kusuma (30) masih ingat saat pertama kali ia mempunyai ponsel berkamera. Saat itu, ia masih duduk di bangku SMA dan ponsel berkamera tidak secanggih sekarang.

Teman satu kelasnya yang punya ponsel berkamera pun bisa dihitung jari. Maklum, harga ponsel berkamera tergolong mahal saat itu. Harganya bisa setara dengan ponsel kelas premium sekarang.

Sari mengaku, kalau bukan karena kado dari sang ayah, ia takkan bisa membeli ponsel berkamera. “Mahal sekali saat itu. Harganya lebih dari Rp5 juta,” kenang Sari.

Ia masih duduk di kelas 1 SMA waktu ayahnya membelikan ponsel berkamera sebagai hadiah karena berhasil masuk SMA favorit. Perasannya tentu saja bahagia karena bisa mengambil foto dan ber- selfie.

Baca juga: Ludes Dipesan, Oppo Buka Lagi Pre-order Reno3 di Indonesia

Sari bercerita, jauh sebelum selfie ramai seperti sekarang, ia sudah kerap memotret diri sendiri menggunakan ponsel judulnya itu. Sampai sekarang, bila ia membuka hard disk eksternal yang berisi back up foto-foto selfie masa lalunya, ia suka tertawa sendiri.

“Banyak pose-pose yang enggak banget. Mulai foto dari sudut atas samping, pipi kembung, selfie di depan cermin, hingga gaya bebek pernah aku lakuin,” ujar Sari sambil mengenang masa itu.

Sari merupakan salah satu generasi 90-an yang tumbuh dan besar ketika ponsel berkamera baru muncul. Generasi ini juga menjadi saksi evolusi kamera di ponsel dan juga pose-pose saat ber-selfie.

Nah karena generasi ini yang pertama bersentuhan dengan ponsel berkamera, ada beberapa pose andalan generasi 90-an yang susah sekali ditemukan di Gen Z. Pose-pose ini bisa dibilang menjadi semacam trademark dari generasi 90-an.

1. Selfie gaya bebek

Hampir semua perempuan generasi 90-an pasti pernah melakukan pose ini. Sambil membalikkan ponsel, mereka akan mengambil pose manyun seperti bebek. Terkadang juga menggunakan gaya Sailormoon, yakni mengacungkan dua jari dan ditempelkan di pipi.

Foto seperti ini kerap diunggah di Friendster maupun awal-awal ada Facebook,” kenang Sari.

Baca juga: Fotografer Darwis Triadi Jepret Objek Pakai Oppo Reno3, Hasilnya?

2. Selfie menggembungkan pipi

Pose menggembungkan pipi juga jamak dilakukan oleh generasi 90-an. Pose foto seperti ini biasa digunakan untuk profil picture Friendster maupun Facebook. Biasanya pula, hanya satu sisi muka yang akan ditampilkan, yakni sisi sebelah kiri.

3. Selfie dari sudut atas

Ilustrasi Selfie.Shutterstock Ilustrasi Selfie.

Baik sendiri maupun ramai-ramai, sudut pengambilan dari sisi atas kerap dilakukan oleh generasi 90-an. Dengan mengambil foto dari sudut atas, selfie beramai-ramai bisa dilakukan karena semua orang bisa masuk dalam bingkai foto.

Uniknya, foto dari sudut atas ini juga dilakukan saat selfie sendirian. Entah apa alasannya, sudut pengambilan selfie dari atas ini sangat digemari generasi 90-an. Barangkali sisi imut generasi 90-an saat itu muncul bila memotret dari atas. Hmmm, barangkali.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Lengkap Oppo Reno 3 di Indonesia

4. Selfie di depan cermin

Kamera di ponsel zaman dahulu belum dilengkapi kamera depan. Jadi, kalau ingin mendapatkan foto selfie “sempurna”, banyak generasi 90-an yang mengambil foto di depan cermin. Tak heran banyak sekali foto-foto saat itu diambil di depan cermin kamar maupun cermin kamar mandi.

Namun uniknya, sekalipun di depan kamera, pose yang digunakan tetap sama: menggembungkan pipi, pose Sailormoon, atau pose bibir manyun ala bebek.

5. Selfie ramai-ramai ala boyband

Foto ramean ala boyband ini biasanya dilakukan oleh kelompok laki-laki—namanya juga boyband. Dengan gaya cool, mereka berpose, lalu ponsel akan diletakkan di depan sambil diganjal biar bisa berdiri. Maklum saat itu belum ada tripod khusus HP. Nah setelah itu, baru dipasang timer agar kamera ponsel bisa memotret sendiri.

Biasanya, dalam satu kelompok enggak semuanya bergaya cool. Ada juga yang bergaya sok imut dengan jari-jari tangan menopang dagu atau berpose metal sambil menjulurkan lidah. Khas banget gaya foto laki-laki generasi 90-an.

6. Selfie dalam gelap menggunakan senter

Kamera di ponsel jadul memang terbatas. Belum ada kamera depan, belum ada mode malam yang bagus, dan lensa masih VGA atau paling banter 2 megapiksel. Selain itu, lampu flash-nya juga belum bagus-bagus amat.

Untuk menyiasati kekurangan ini, generasi 90-an yang ingin selfie di tempat gelap biasanya menggunakan cahaya tambahan, seperti cahaya dari senter. Sambil memberi cahaya tambahan dari arah bawah, generasi 90-an ini ber-selfie dengan pose membuka mulut agar terkesan seram layaknya film-film horor yang ada di era itu.

Nah, pose-pose tadi memang menjadi ciri khas generasi 90-an. Semua pose tersebut bisa muncul memang karena faktor teknologi fitur kamera di ponsel tidak semumpuni seperti sekarang ini.

Ponsel-ponsel zaman dulu belum dibekali lensa dan fitur supercanggih. Teknologi paling keren biasanya hanya perbesaran digital dan mode malam. Itu pun masih banyak noise yang dihasilkan.

Hal ini berbeda dengan kamera di smartphone saat ini, misalnya saja Oppo Reno3. Ponsel terbaru Oppo tersebut sudah dilengkapi fitur 44MP Ultra Night Selfie. Dengan fitur ini, pencahayaan tambahan sudah tidak diperlukan.

Baca juga: Oppo Reno3 Resmi di Indonesia, Harga Rp 5,2 Juta

Fitur 44MP Ultra Night Selfie di Oppo Reno3 bisa menghasilkan foto selfie tetap menawan sekalipun cahaya sangat minim. Hal ini berkat perpaduan dari algoritme artifisial intelligence, HDR, dan pengurangan noise pada tiap bingkai.

Oppo Reno3 juga dilengkapi fitur Ultra Clear 108MP Image. Dengan fitur ini, foto yang dihasilkan beresolusi sangat besar dengan detail dan warna tersaturisasi dengan baik.

Ultra Clear 108MP Image merupakan inovasi baru yang bisa menangkap setiap detail foto, baik itu wajah, pemandangan, bahkan tulisan terkecil pun. Contoh hasil jepretan Reno3 ini bisa dilihat di Gedung Veteran RI. Foto sebesar itu ternyata dihasilkan dari kamera Oppo Reno3.

Fitur-fitur lainnya seperti 5x Hybrid Zoom, Super Macro 3cm, Ultra Wide Angle, Ultra Dark Mode, dan Oppo Screen Image Engine (OSIE) bakal memanjakan pengguna dalam menghasilkan foto bagus.

Dengan fitur-fitur canggih seperti itu, tak heran bila preorder Oppo Reno3 gelombang pertama pada 17 Maret lalu langsung ludes. Preorder gelombang kedua sendiri rencananya akan dibuka pada 19-26 Maret 2020 dengan harga Rp5.499.000. Nantinya, pemesan di preorder gelombang kedua ini akan mendapatkan exclusive limited gift JBL GO Bluetooth Speaker.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya