Manajemen Grab Sisihkan Gaji untuk Bantu Pengemudi

Kompas.com - 01/04/2020, 17:03 WIB
pertama di Indonesia, Grab memperkenalkan Pengantaran Tanpa Kontak pada 16 Maret lalu untuk membatasi kontak antara pelanggan dan mitra pengantaran guna membantu mencegah penyebaran virus COVID-19 lebih lanjut. DOK. GRAB INDONESIApertama di Indonesia, Grab memperkenalkan Pengantaran Tanpa Kontak pada 16 Maret lalu untuk membatasi kontak antara pelanggan dan mitra pengantaran guna membantu mencegah penyebaran virus COVID-19 lebih lanjut.

KOMPAS.com - Wabah virus corona yang turut menyapu kawasan Asia Tenggara membuat negara-negara di kawasan ini menerapkan social distancing serta bekerja dan belajar dari rumah. Imbasnya, pengemudi ojek online kehilangan pendapatan.

Menghadapi keadan tersebut. Grab mengatakan para manajer seniornya secara sukarela akan mendonasikan 20 persen dari gaji mereka untuk membantu kegiatan bisnis dan keberlangsungan pendapatan mitra yang terdampak pandemi Covid-19.

“Prioritas utama kami adalah untuk memastikan keselamatan dan keberlangsungan hidup setiap individu yang tergabung dalam platform kami," ujar CEO Grab Anthony Tan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Gojek Dapat Pendanaan Rp 20 Triliun untuk Bersaing dengan Grab

Tidak dijelaskan seperti apa persisnya mekanisme donasi dari para manajer senior, namun Grab memang memiliki sejumlah inisiatif yang dirancang untuk membantu mitra pengemudi, transportasi, dan merchant lewat Program Bantuan Mitra.

Program Bantuan Mitra yang sudah dijalankan sejak Januari di Indonesia ini meliputi bantuan keuangan dan keringanan biaya sewa untuk mitra pengemudi yang telah dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di rumah sakit, serta perlindungan asuransi terhadap penyakit.

Ada juga dukungan pendapatan bagi mitra pengemudi yang memenuhi syarat, tapi Grab tak merinci apa saja kriteria dan syarat pengemudi yang dapat menerima dukungan pendapatan tersebut.

Grab juga membantu bisnis merchant GrabFood dengan memberikan pendanaan secara langsung untuk para merchant terpilih. Bantuan diharapkan dapat membantu merchant menjangkau lebih banyak pelanggan dan menerima pendapatan tambahan.

Baca juga: Di Tengah Isu Merger dengan GoJek, Grab Disuntik Dana Rp 12 Triliun

Di Indonesia, mitra pengemudi yang telah tertular virus corona akan menerima one-time payout dan harus menjalani karantina.

Selain itu, mitra pengemudi Grab yang berpartisipasi dalam program asuransi subsidi Mandiri In-Health kini dapat melakukan klaim untuk tindakan medis terkait Covid-19, termasuk pemeriksaan kesehatan, konsultasi kesehatan, ronsen dada, tes darah dan lainnya.

Sebagai bagian dari solidaritas bagi para mitra yang mengalami kendala finansial di tengah krisis ini, Program Bantuan Mitra juga akan didanai secara sukarela oleh seluruh karyawan Grab melalui donasi yang berasal dari tunjangan mereka.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X