Bahaya yang Mengintai di Balik Penggunaan Zoom

Kompas.com - 02/04/2020, 20:34 WIB
Aplikasi Zoom Meeting. PlayStoreAplikasi Zoom Meeting.

KOMPAS.com - Imbauan pemerintah agar masyarakat berdiam diri di rumah membuat sejumlah perusahaan dan sekolah pun memberlakukan kebijakan work from home (WFH).

Karena aktivitas bekerja dan belajar dialihkan ke rumah, masyarakat menggunakan aplikasi video conference untuk berkomunikasi.

Salah satu aplikasi yang jamak digunakan adalah Zoom. Bahkan, pejabat pemerintah pun menggunakan Zoom untuk berkomunikasi dengan jajaran menterinya.

Namun, meski pihak Zoom menjanjikan keamanan sistem dan privasi pengguna, nyatanya hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Media ternama, The Intercept, melaporkan bahwa aplikasi ini ternyata tidak melakukan enkripsi untuk panggilan video yang dilakukan pengguna.

Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh juru bicara Zoom. Menurutnya, sistem keamanan Zoom hanya mengandalkan protokol Transport Layer Security (TLS).

"Saat ini, tidak memungkinkan untuk menghadirkan enkripsi end-to-end untuk panggilan video Zoom. Zoom menggunakan kombinasi TCP dan UDP sebagai pengamanan. TCP dibuat berdasarkan protokol TLS," ungkap juru bicara Zoom.

TLS sendiri merupakan protokol yang digunakan untuk memperkuat keamanan website dengan protokol komunikasi berupa HTTPS. Protokol ini berbeda dengan sistem keamanan enkripsi end-to-end yang membuat komunikasi tidak dapat diintip oleh peretas.

Baca juga: Google Larang Karyawan Pasang Aplikasi Zoom di Kantor

Masalah keamanan Zoom tak berhenti sampai di situ. Media teknologi Motherboard menemukan bahwa Zoom membocorkan alamat email dan foto milik pengguna kepada orang asing.

Mengutip halaman Motherboard, setidaknya ada ribuan pengguna Zoom yang terkena dampak.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X