PSBB DKI Jakarta Hari Ini, Operator Seluler Antisipasi Lonjakan Trafik

Kompas.com - 10/04/2020, 09:26 WIB
Ilustrasi BTS 4G Telkomsel di salah satu titik di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi BTS 4G Telkomsel di salah satu titik di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur

KOMPAS.com - Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai berlaku hari ini, Jumat (10/4/2020) di seluruh kawasan Ibu kota. Kebijakan ini akan berlangsung hingga 23 April.

Dengan berlakunya PSBB, pergerakan masyarakat di beberapa sektor dan di ruang publik dibatasi sedemikian rupa selama 14 hari ke depan, untuk meminimalisir penyebaran wabah Covid-19.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pun meminta agar semua operator telekomunikasi melakukan sejumlah persiapan, sebab aturan PSBB lebih ketat mengatur kerumunan orang, dibandingkan kebijakan bekerja dan belajar dari rumah.

Baca juga: PSBB Mulai Berlaku di Jakarta, Erafone dkk Tetap Buka Toko

"Menghadapi PSBB, kami meminta semua operator telekomunikasi bersiap menghadapi kemungkinan lonjakan traffic yang tidak seperti biasanya," ujar Dirjen PPI Kemenkominfo, Ahmad M. Ramli dalam pesan instan ketika dihubungi KompasTekno, Kamis (9/4/2020).

Menurut Ramli, seluruh operator seluler yang beroperasi di Indonesia menyatakan bahwa mereka siap untuk menghadapi lonjakan trafik ketika PSBB berlangsung, serta turut menjaga Quality of Service (QoS) dan Quality of Experience (QoE) jaringan telekomunikasinya. 

Selengkapnya, berikut kesiapan operator seluler Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo, Tri, hingga Smartfren dalam menghadapi PSBB di DKI Jakarta dan menyusul sejumlah wilayah lain pekan depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Telkomsel

Operator pelat merah Telkomsel memprediksi bahwa bakal ada kenaikan trafik data (payload) pada masa PSBB. Meski angkanya belum pasti, Telkomsel mengklaim jaringannya siap untuk menerima lonjakan trafik tersebut.

"Menjelang PSBB, bandwidth Telkomsel aman, payload (saat PSBB) sudah pasti naik," ujar General Manager External Corporate Communications Telkomsel, Aldin Hasyim dihubungi KompasTekno, Kamis (9/4/2020).

Baca juga: Ramai Video Paket Data Telkomsel 30 GB Rp 10, Ini Faktanya

Aldin juga mengatakan bahwa Telkomsel memastikan terus mendukung pemerintah untuk menyediakan layanan telekomunikasi berkualitas untuk masyarakat, termasuk mengoptimasi Base Transceiver Station (BTS) dan beragam perangkat telekomunikasi lainnya.

XL Axiata

General Manager Corporate Communication at PT. XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan bahwa pihaknya terus mengoptimasi jaringannya secara kontinyu untuk memastikan pelanggan bisa menikmati layanan telekomunikasi XL dengan nyaman, terlebih di tengah wabah Covid-19.

"Sejak awal WFH (work from home), kami sudah melakukan optimisasi jaringan di 1.000 sites, dan (saat ini) dalam tahap untuk optimisasi 1.000 sites tambahan," tutur wanita yag akrab disapa Ayu itu, menyinggung PSBB.

Baca juga: Kuota Gratis 2 GB Per Hari XL Axiata Diperpanjang

XL juga mengonfirmasi akan tetap melakukan pengawasan dan tetap antisipasi untuk menjaga kualitas jaringannya.

Indosat Ooredoo

Sementara perwakilan Indosat Ooredoo mengaku tidak ada persiapan khusus terkait PSBB, mereka hanya mengacu pada imbauan Kemenkominfo pada awal Maret, untuk menjaga bandwidth saat kebijakan bekerja dan belajar dari rumah dilakukan . 

Namun pihak Indosat Ooredoo bakal tetap memastikan jaringannya aman meski diprediksi ada kenaikan trafik.

Baca juga: Indosat Bagikan Rp 1,5 Juta untuk Karyawan yang Bekerja dari Rumah

"Kami memastikan performansi jaringan dalam mendukung komunikasi lancar bagi pelanggan, termasuk kesiapan kapasitas jaringan untuk melayani peningkatan trafik atau kebutuhan koneksi telekomunikasi saat ini," kata perwakilan Indosat.

Tri (3)

Selama WFH berlangsung, operator seluler Hutchison Tri Indonesia mengklaim bahwa kualitas jaringan mereka tetap terjaga dengan kecepatan data rata-rata 7 Mbps, meski ada kenaikan trafik sebesar 15 persen dibanding hari biasa. 

Di masa PSBB nanti, pihaknya bakal mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan pengamanan kualitas jaringan. 

Baca juga: Dukung Kebijakan Kerja dari Rumah, Operator Seluler Tingkatkan Bandwidth

"Kami telah mempersiapkan jaringan Tri dengan memastikan backup dan redudancy, sehingga kesiapan jaringan tidak ada down sama sekali," ungkap perwakilan Tri. 

Pihak Tri juga menjamin bahwa tim mereka di lapangan telah diarahkan untuk memastikan jaringan telekomunikasi operator seluler yang identik dengan angka tiga (3) ini tetap optimal. 

Smartfren

Sejalan dengan operator telekomunikasi lain, Direktur Utama Smartfren, Merza Fachys juga menyatakan siap untuk melayani masyarakat di tengah wabah Covid-19.

Baca juga: Smartfren Rilis Kartu Perdana 1ON+, Masa Aktif hingga Setahun

Meski tak menyebut secara spesifik tentang PSBB, namun operator seluler milik Sinar Mas Group itu memastikan bahwa kualitas jaringannya tetap aman dan diklaim siap untuk menerima lonjakan trafik dari pengguna.

"Untuk kesiapan jaringan, layanan Smartfren siap jika ada lonjakan trafik selama WFH," kata Merza dihubungi KompasTekno, Kamis (9/4/2020).

Penerapan PSBB di DKI Jakarta berlaku 10-23 April 2020, ini dilakukan demi menekan kasus penularan Covid-19 akibat virus Corona di Jakarta. Tidak menutup kemungkinan, PSBB akan diperpanjang jika diperlukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.