Apple Rilis Data Kerumunan Warga saat Pandemi Covid-19, Ada Jakarta dan Indonesia

Kompas.com - 17/04/2020, 16:31 WIB
Ilustrasi Apple Maps Apple InsiderIlustrasi Apple Maps

KOMPAS.com - Hampir sebagian besar negara di seluruh dunia berjibaku melawan pandemi Covid-19.

Tak sedikit negara yang memberlakukan kebijakan lockdown atau karantina wilayah, sementara sebagian lain hanya menganjurkan isolasi di rumah.

Apple pun turut berupaya menekan persebaran wabah ini dengan cara melacak seberapa besar penurunan jumlah kerumunan di sebuah wilayah, setelah ada imbauan isolasi.

Data-data tentang kondisi kerumunan di 63 negara itu pun kini dibuka kepada publik, termasuk data untuk wilayah Indonesia.

Informasi ini diharapkan bisa digunakan otoritas kesehatan setempat untuk mengukur seberapa efektif aturan isolasi terhadap sebaran virus corona. Apple mengatakan, data ini tidak akan melacak individu atau lokasi mereka berada.

Baca juga: Sistem Pelacak Covid-19 dari Google Akan Disebar ke Ponsel Android

Data tersebut dihimpun dari jumlah pengakses rute perjalanan di aplikasi Apple Maps yang diinstal di semua iPhone.

Biasanya, para pengguna mengakses Apple Maps sebagai petunjuk jalan saat mengemudi, mencari rute transportasi umum, atau jalan kaki.

Data yang dipaparkan terhitung mulai 13 Januari 2020 sebagai baseline perbandingan. Apple selalu memperbarui laporannya setiap hari dan bisa diakses di situs resminya.

Dari pantauan KompasTekno, Kamis (16/4/2020), halaman tersebut menunjukkan adanya penurunan jumlah pejalan kaki sebesar 45 persen dan pengemudi sebesar 57 persen di Jakarta sejak pertengahan bulan Maret.

Sementara untuk skala nasional, menurut data Apple, ada penurunan pejalan kaki 67 persen dan pengemudi 57 persen di Indonesia dalam periode waktu yang sama.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X