Kompas.com - 29/04/2020, 11:03 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

KOMPAS.com - Penyedia layanan video on demand Hooq dipastikan bakal berhenti beroperasi di Indonesia pada 30 April mendatang. Selama beroperasi di Tanah Air, selain menghadirkan layanan lewat aplikasinya sendiri, Hooq juga bekerja sama dengan pihak lain.

Pihak-pihak yang digandeng Hooq dalam menghadirkan layanannya seperti PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), yang mem-bundling Hooq dengan produk internet dan TV kabel IndiHome.

Sementara, anak perusahaan Telkom, yakni PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) juga turut menghadirkan layanan Hooq di aplikasi Maxstream, serta menyediakan kuota internet khusus untuk mengakses konten di layanan tersebut. 

Baca juga: Hooq Ditutup, Warganet Curhat Tak Bisa Nonton Detektif Brata Lagi

Lantas, bagaimana kelanjutan bisnis antara Hooq dengan mitra-mitranya seperti Telkom dan Telkomsel, setelah layanan Hooq dihentikan pada 30 April mendatang?

Bagaimana pula nasib pelanggan yang menikmati layanan Hooq, lewat produk yang ditawarkan oleh kedua belah pihak?

IndiHome ganti Netflix?

Vice President Corporate Communication PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), Arif Prabowo mengonfirmasi bahwa kerja sama antara Telkom dengan Hooq tidak akan dilanjutkan. 

"Sehubungan dengan penutupan layanan yang dilakukan Hooq di Indonesia, maka kerja sama Telkom dengan Hooq pun berakhir dan tidak diperpanjang," ujar Arif ketika dihubungi KompasTekno via Whatsapp, Selasa (28/4/2020).

"Pelanggan IndiHome masih bisa menikmati layanan Hooq hingga 30 April 2020," lanjut Arif.

Arif kemudian mengatakan bahwa pihaknya kini tengah menyiapkan konten serupa sebagai pengganti Hooq. Konten tersebut bakal tersedia bagi pelanggan IndiHome yang kadung membeli bundling Hooq.

Baca juga: Telkom soal Buka Blokir Netflix, Semoga dalam Waktu Dekat

Meski demikian, Arif masih merahasiakan apa sebenarnya jenis konten yang bakal didapatkan oleh pengguna IndiHome ini. Saat ditanya apakah Netflix yang selama ini diblokir Telkom akan dijadikan pengganti Hooq, Arif tidak mau menjawab.

"Untuk jenis konten penggantinya akan diinfokan lebih lanjut setelah ditetapkan," ungkap Arif. 

Telkomsel putus kerja sama

Sementara GM External Corporate Communications Telkomsel, Aldin Hasyim mengatakan bahwa layanan Hooq sudah dihentikan secara bertahap di aplikasi Maxstream, sejak Maret lalu.

"Telkomsel melalui Maxstream sudah mulai melakukan penutupan layanan Hooq secara bertahap sejak 30 Maret 2020," jelas Aldin kepada KompasTekno.

"Pengguna yang berlangganan layanan Hooq masih dapat mengakses konten yang ada di aplikasi Hooq hingga 30 April 2020, dan di aplikasi Maxstream hingga 27 April 2020," tambah Aldin.

Baca juga: HBO Go Bisa Ditonton di Indonesia dari Aplikasi Maxstream

Bagi pengguna yang terlanjur membeli paket internet untuk mengakses Hooq, seperti paket internet Maxstream, OMG, atau Entertainment, maka kuota tersebut masih bisa dipakai sampai dengan masa berakhir paket.

Pengguna lantas bisa memanfaatkan kuota itu untuk menikmati konten di beragam aplikasi berbasis video selain Hooq, seperti Maxstream, Vidio, VIU, dan lain sebagainya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.