Jumlah Pelanggan Spotify Tembus 130 Juta di Tengah Pandemi Covid-19

Kompas.com - 02/05/2020, 14:02 WIB
Ilustrasi Spotify Christian Hartmann / ReutersIlustrasi Spotify
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com -Pelanggan berbayar Spotify terus bertambah di tengah pandemi Covid-19. Menurut laporan keuangan kuartal pertama (Q1) tahun ini, jumlah pelanggan mencapai 130 juta.

Angka ini meningkat sebesar 31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (Q1 2019). Pada kuartal pertama tahun lalu, jumlah pengguna berbayar Spotify sebanyak 100 juta.

Jumlah pelanggan ini juga meningkat 5 persen dibanding kuartal sebelumnya (Q4 2019) di mana pengguna berbayar Spotify tercatat sebanyak 124 juta saat itu.

Menurut pihak Spotify, sebagian besar angka ini disumbang oleh paket Family Plan yang disebut terus menarik minat pengguna.

Adapun sebagian besar pengguna berbayar berasal dari kawasan Eropa (39 persen), diikuti dengan Amerika Utara (29 persen), Amerika Latin (21 persen), dan kawasan lainnya (11 persen).

Baca juga: Aplikasi Streaming Musik Makin Populer, Spotify Masih Mendominasi

Meski demikian, pihak Spotify tidak mengumbar apa yang menyebabkan jumlah pengguna premium ini melonjak.

Namun, mereka mengaku mulai melihat adanya kenaikan jumlah pengguna sejak kebijakan lockdown berlaku di beberapa wilayah di seluruh dunia.

"Terlepas dari semua ketidakstabilan di seluruh dunia, kami mencapai hampir semua metrik utama," kata Kepala Eksekutif Spotify, Daniel Ek.

Hal tersebut sejalan dengan apa yang dikatakan oleh analis dari firma riset Cascend Securities, Eric Ross.

Menurutnya, budaya bekerja dari rumah turut berkontribusi terhadap peningkatan jumlah pengguna layanan streaming di tengah pandemi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X