Tools Pelacak Virus Corona Disebar ke Pengembang Android dan iOS

Kompas.com - 03/05/2020, 08:04 WIB

KOMPAS.com - Dua perusahaan raksasa teknologi, Google dan Apple telah menyatakan bakal memberikan update di ponsel Android dan iOS, agar bisa dipakai untuk melacak penyebaran wabah Covid-19 akibat virus Corona.

Kini, tools untuk melacak penyebaran virus tersebut kabarnya sudah disebar ke berbagai lembaga kesehatan dunia, sehingga lembaga-lembaga tersebut bisa mengembangkan aplikasi pelacak Covid-19, baik di platform Android maupun iOS.

Tools ini terdiri atas update sistem operasi Android dan iOS, serta software development kit (SDK) untuk membuat aplikasinya. Apple telah merilis OS versi beta yang menyertakan teknologi itu dalam iOS 13.5 dan Google telah menyalurkan update lewat Play Store.

Baca juga: Sistem Pelacak Covid-19 dari Google Akan Disebar ke Ponsel Android

Selain itu, dirangkum KompasTekno dari Bloomberg, Minggu (2/5/2020), Apple juga telah merilis SDK terbaru, Xcode 11.5 pada Rabu minggu lalu, sementara Google telah memberikan update SDK-nya ke sejumlah pengembang aplikasi.

Google mengatakan bahwa update untuk menanam tools pelacakan Covid-19 ini berbasis koneksi Bluetooth dan akan disalurkan dalam dua tahap.

Pertama peluncuran Application Programming Interface (API) yang memungkinkan seseorang dapat melakukan rapid test, melalui aplikasi yang dipantau langsung oleh lembaga kesehatan untuk memberikan hasil diagnosis dari tes tersebut.

Sistem juga akan menggunakan teknologi Bluetooth untuk memberi tahu orang-orang yang pernah berdekatan dengan pasien Covid-19 yang telah dinyatakan positif.

Baca juga: Apple dan Google Bersatu Bikin Sistem Pelacak Virus Corona

Tahap kedua adalah penyebaran Application Programming Interface (API) secara meluas, melalui sistem operasi Android dan iOS untuk semua pengguna ponsel. Ditargetkan tahap ini bisa dberjalan pada pertengahan Mei.

Ponsel Android dan iOS (iPhone) akan mendapat update tools pelacak tersebut melalui toko aplikasi masing-masing. Pengguna juga akan ditawari (opt-in) apakah ingin mengaktifkan fitur tersebut atau tidak.

Nantinya update ini akan tersedia untuk ponsel yang menjalankan sistem operasi Android 6 ke atas, yang saat ini ada sekitar 6 miliar unit di seluruh dunia, serta semua perangkat iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.