Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karyawan Google dan Facebook Akan Kembali Berkantor Tahun Depan

Kompas.com - 11/05/2020, 15:02 WIB
Wahyunanda Kusuma Pertiwi,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 masih belum diketahui kapan akan berakhir.

Meski beberapa negara sudah kembali membuka diri, namun, pemerintah masih mengimbau masyarakat agar tidak keluar rumah.

Hal itu membuat sejumlah perusahaan memperpanjang aturan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi karyawan mereka. Seperti yang dilakukan dua raksasa teknologi, Google dan Facebook.

Awalnya, CEO Google, Sundar Pichai, mengestimasi bahwa karyawan bisa kembali kerja di kantor pada 1 Juni 2020.

Estimasi itu merujuk pada laporan beberapa negara yang di sekitar kantor pusat Google yang mengumumkan imbauan WFH berakhir pada bulan Mei.

Namun, Pichai berubah pikiran dan agaknya akan memperpanjang WFH hingga akhir tahun ini. Itu artinya, karyawan Google baru bisa mengantor pada tahun 2021.

Baca juga: Google Pernah Didesak Karyawannya untuk Caplok Zoom

Khusus karyawan yang memang harus bekerja di kantor, Pichai mempersilakan mereka untuk kembali ke kantor sekitar bulan Juni atau Juli.

Akan tetapi, Google akan meningkatkan keamanan sehingga pengalaman bekerja di kantor akan "berbeda" dari sebelumnya, sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Verge, Senin (11/5/2020).

Sejalan dengan Google, Facebook juga menginformasikan hal yang sama.

Dalam pengumuman terbaru, CEO Facebook Inc., Mark Zuckerberg, mengatakan bahwa ia mengizinkan pegawainya untuk tetap bekerja dari rumah hingga akhir tahun 2020.

Kendati demikian, Facebook akan membuka sebagian besar kantornya pada 6 Juli mendatang.
Zuckerberg masih mempertimbangkan siapa saja karyawan yang boleh datang ke kantor.

Kedua perusahaan tersebut merupakan perusahaan teknologi yang menerapkan aturan kerja dari rumah sejak awal, dilansir dari CNBC.

Bahkan aturan kerja tersebut dilakukan sebelum Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan Covid-19 sebagai pandemi, pada pertengahan Maret lalu.

Beberapa perusahaan teknologi lain kemudian mengikuti kebijakan yang sama.

Baik Google dan Facebook juga telah membatalkan agenda tatap muka secara fisik yang digelar setiap tahunnya.

Baca juga: Facebook Bentuk Dewan Pengawas yang Bisa Memveto Zuckerberg

 

Facebook misalnya, harus membatalkan agenda kumpul developer Facebook F8 yang biasa digelar bulan Mei.

Agenda ini rencananya akan digelar secara virtual, namun belum ada informasi lebih lanjut.

Begitu halnya dengan Google. Google I/O yang bisanya menjadi acara pengenalan Android terbaru harus batal digelar.

Sama dengan Facebook F8, Google I/O juga biasanya digelar pada bulan Mei. Belum ada informasi apakah Google akan menyelengagrakannya seara virtual atau tidak.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

TikTok Notes, Aplikasi Pesaing Instagram Meluncur di Dua Negara

TikTok Notes, Aplikasi Pesaing Instagram Meluncur di Dua Negara

Software
HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

Gadget
Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat 'Ngetwit'

Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat "Ngetwit"

Software
Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Gadget
Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Internet
CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

e-Business
'Fanboy' Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

"Fanboy" Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

e-Business
WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

Software
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com