Dapat Notifikasi Nomor Telepon Anda Tidak Lagi Terdaftar di WhatsApp, Jangan Klik "OK"

Kompas.com - 13/05/2020, 10:17 WIB
ilustrasi WhatsApp reuters.comilustrasi WhatsApp

KOMPAS.com - Belakangan ini banyak pengguna WhatsApp yang mengeluh akun mereka menjadi korban upaya pembajakan nomor WhatsApp.

Sejumlah pengguna mengaku disodori notifikasi atau jendela pemberitahuan yang mengatakan bahwa akun WhatsApp mereka tak lagi terdaftar di ponsel yang mereka gunakan, tetapi di perangkat lain.

Begini bunyi notifikasi dari WhatsApp tersebut:

Notifikasi Whatsapp bahwa akun masuk di perangkat lain.KOMPAS.com/Bill Clinten Notifikasi Whatsapp bahwa akun masuk di perangkat lain.

Seorang pengguna bernama Sisca mengatakan kepada KompasTekno bahwa baru-baru ini adiknya telah mendapat notifikasi tersebut.

"Benar (akun), adikku baru saja dapat WhatsApp (notifikasi) seperti itu," kata Sisca.

Baca juga: Begini Cara Mengembalikan Akun WhatsApp yang Diretas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain Sisca, notifikasi serupa juga diterima oleh sejumlah warganet Twitter. Salah satunya adalah @batgurl__ yang mengaku bahwa akun WhatsApp di ponselnya keluar secara tiba-tiba. Ia lantas terpaksa harus memasukkan kode verifikasi nomor ponsel.

Sementara itu, akun @Rohmanstwn mengaku bingung karena ia tidak bisa mengakses WhatsApp miliknya lagi. Sebab, ia menerima notifikasi tadi dan tidak tahu apakah harus mengeklik tombol "Verifikasi" atau "Oke".

Lantas, mengapa notifikasi ini muncul? Apa yang harus dilakukan ketika Anda mendapatkan notifikasi ini?

Jangan klik "OK"

Menurut pakar keamanan siber dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya, jendela ini sebenarnya hanya akan muncul ketika pengguna lain telah berhasil masuk ke sebuah akun WhatsApp.

"Ini bukan tanda WhatsApp akan dibajak, tapi sudah dibajak," kata Alfons ketika dihubungi KompasTekno via WhatsApp, Rabu (13/5/2020).

Menurut Alfons, ketika pengguna mendapatkan notifikasi tersebut, maka mereka harus mengeklik tombol "Verifikasi" untuk mengambil alih akunnya masing-masing.

"Jangan klik 'OK', tapi klik 'Verifikasi'," tambah Alfons.

Cara verifikasi akun Whatsapp yang masuk di perangkat lain.KOMPAS.com/Bill Clinten Cara verifikasi akun Whatsapp yang masuk di perangkat lain.

Ketika memilih tombol "Verifikasi", maka pengguna sejatinya harus melakukan verifikasi ulang akun WhatsApp, dengan enam digit kode yang dikirimkan ke nomor ponsel. Kode verifikasi bisa dikirimkan melalui SMS atau telepon.

Nah, sebaliknya, jika pengguna menekan "OK", Alfons mengatakan bahwa pengguna seakan menyetujui bahwa akun mereka memang masuk di perangkat lain.

Baca juga: Bagaimana WhatsApp Bisa Kena Hack?

Artinya, pengguna menjadi korban pembajakan jika mereka sendiri tidak mencoba untuk masuk atau mengganti nomor WhatsApp. Akun tersebut lantas bisa disalahgunakan untuk beragam kepentingan.

"Kalau WhatsApp sudah dibajak memang bisa disalahgunakan," ujar Alfons.

Menurut Alfons, pembajakan di WhatsApp sendiri bervariasi, bentuknya bisa berupa kegiatan merusak nama baik, mengganggu di grup WhatsApp, menyebarkan fitnah, meminjam uang tanpa sepengetahuan, dan lain sebagainya.

Meski demikian, Alfons memastikan bahwa akun WhatsApp tidak bisa dipakai untuk verifikasi pinjaman online.

Sebab, platform semacam itu mengharuskan pengguna untuk menyertakan dokumen lain, seperti KTP, KK, dan lain sebagainya. Kecuali, dokumen-dokumen itu juga ikut dicuri informasinya.

Aktifkan fitur two-step verification

Untuk mencegah hal-hal seperti itu terjadi, Alfons menyearankan pengguna bisa mengaktifkan fitur keamanan tambahan "Two-step verification" pada akun WhatsApp mereka.

Fitur ini bisa diaktifkan dengan mengunjungi menu pengaturan WhatsApp> Account > Two-step verification.

Cara mengaktifkan fitur Two-step verification di WhatsappKOMPAS.com/Bill Clinten Cara mengaktifkan fitur Two-step verification di Whatsapp

Kemudian, klik tombol "Enable" dan masukkan enam digit PIN yang mudah diingat. Pengguna juga bisa memasukkan e-mail masing-masing untuk mempermudah ketika suatu saat mereka lupa nomor PIN.

Setelah diaktifkan, maka Anda harus memasukkan nomor PIN yang telah diatur tadi ketika mencoba masuk ke akun WhatsApp di ponsel lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.