Apple dan Google Dituntut Gara-gara Game yang Bukan Buatan Mereka

Kompas.com - 20/05/2020, 08:09 WIB
Game Area F2 di Google Play Store. KOMPAS.com/Bill ClintenGame Area F2 di Google Play Store.

KOMPAS.com - Pengembang sekaligus penerbit game asal Perancis, Ubisoft dikabarkan menggugat Apple dan Google di gara-gara sebuah game. Uniknya, game tersebut bukan buatan Apple atau Google.

Ialah Area F2 (AF2), game smartphone anyar buatan anak perusahaan dari Alibaba (Qooka Games) yang dituduh menjiplak game ikonik besutan Ubisoft, Tom Clancy's: Rainbow Six Siege ( R6S).

Ubisoft sendiri melayangkan gugatan ke Apple dan Google karena game AF2, hingga saat ini, masih bisa diunduh oleh pengguna lewat App Store dan Google Play Store, terlepas dari kemiripannya dengan R6S.

Baca juga: Dituduh Jiplak Memoji Apple, Apa Kata Xiaomi?

"R6S adalah salah satu game online kompetitif populer di dunia, dan merupakan salah satu kekayaan intelektual dari Ubisoft," ujar pihak Ubisoft seperti dikutip KompasTekno dari Bloomberg, Selasa (19/5/2020).

"Seluruh aspek virtual dari game AF2, mulai tampilan pemilihan operator (karakter) hingga skor pemain, meniru game R6S," tambah pihak Ubisoft.

Diketahui, R6S merupakan game first-person shooter (FPS) yang diklaim sudah memiliki sekitar 55 juta pemain, dengan pengguna aktif harian yang disebut mencapai 3 juta orang.

Walhasil, tak aneh jika Ubisoft menduga bahwa para kompetitor yang membuat game serupa ingin memanfaatkan kepopuleran R6S, termasuk game AF2 tadi.

Baca juga: Ubisoft Rilis Trailer Assassins Creed Valhalla, Meluncur Tahun Ini

"Pesaing Ubisoft terus mencari cara untuk memanfaatkan popularitas R6S demi menarik perhatian dan uang dari para pemain R6S," jelas pihak Ubisoft.

Adapun AF2 merupakan game bergenre FPS pula yang sebagian besar elemennya diduga mencontek game R6S. Game itu sendiri bisa diunduh di App Store dan Google Play Store sejak bulan April lalu.

Meski demikian, baik Apple, Google, dan Alibaba belum memberikan keterangan resmi terkait gugatan yang dikirim oleh Ubisoft ke pengadilan federal Los Angeles, AS tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Bloomberg
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X