Sempat Naik, Ongkos Kirim GrabFood Sudah Kembali Normal

Kompas.com - 27/05/2020, 16:30 WIB
Ilustrasi GrabFood Dok. GrabFoodIlustrasi GrabFood
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Pemesanan makanan secara online lewat aplikasi seperi GrabFood menjadi hal yang jamak dilakukan di masa pandemi Covid-19. Belakangan, ongkos kirim layanan kirim makanan besutan Grab itu diketahui mengalami kenaikan.

Seorang anggota redaksi KompasTekno, misalnya, awal pekan ini memesan delivery menu kopi dari kedai yang berlokasi sekitar 3,6 km dari jarak rumahnya di Jakarta Barat. Dia dikenakan biaya pengantaran yang dua kali lebih besar dibanding biasanya.

"Beli kopi dari Kemanggisan, sebelumnya ongkirnya cuma Rp 4.000 terus kemarin ngecek sudah Rp 9.000," ungkapnya.

Baca juga: Grab Ungkap Kebiasaan Makan Masyarakat Indonesia Selama Ramadhan

Saat dihubungi oleh KompasTekno, Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia, Hadi Surya Koe membenarkan bahwa memang ada kenaikan harga yang bersifat sementara untuk dua layanannya

"Kenaikan biaya pengantaran terjadi untuk layanan GrabFood dan GrabExpress selama libur Lebaran," jelas Hadi saat dihubungi KompasTekno, Rabu (27/5/2020).

Menurut dia, kenaikan harga tersebut dilatarbelakangi oleh angka permintaan GrabFood saat momen Lebaran yang disebut "berkali-kali lipat" lebih tinggi dari biasanya.

Hadi mengatakan bahwa Grab menggunakan algoritma software untuk menentukan tarif layanannya, baik untuk transportasi maupun pengantaran barang dan makanan.

Baca juga: Grab Rilis Fitur Assistant, Bisa untuk Belanja di Toko Kelontong

Algoritma inilah yang akan memonitor dan menganalisa beberapa hal, termasuk jumlah permintaan dan jumlah armada yang tersedia untuk menentukan tarif.

"Tarif dinamis merupakan salah satu cara kami untuk menjaga keberlanjutan pendapatan mitra pengemudi kami," lanjutnya. Kendati sempat naik, Hadi mengatakan tarif ongkir Grab kini telah kembali turun ke angka normal.

Bagaimana dengan GoFood? Layanan GoFood sempat terindikasi mengalami kenaikan serupa. Namun, berbeda dari Grab, pengelola layanan antar makanan besutan GoJek ini mengaku tak menaikkan biaya kirim selama momen Lebaran.

Baca juga: Stiker di Instagram Stories Kini Bisa untuk Pesan Makanan lewat GoFood

VP Corporate Affairs Food Ecosystem GoJek Rosel Lavina mengatakan bahwa tidak ada perubahan ongkos pengiriman untuk GoFood. Ongkos pengiriman layanan itu bervariasi berdasarkan jarak pengantaran, metode pembayaran, dan faktor lainnya.

"Kami terus berkomitmen untuk tetap menjadi andalan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kuliner di masa pandemi dan menjelang penerapan fase new normal," ujar Rosel.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X