Twitter Tandai Kicauan Donald Trump sebagai "Berpotensi Menyesatkan"

Kompas.com - 27/05/2020, 19:02 WIB
Ilustrasi Aplikasi Twitter di ponsel di depan logo Twitter BloombergIlustrasi Aplikasi Twitter di ponsel di depan logo Twitter

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, Twitter mengumumkan fitur untuk menandai kicauan yang menyesatkan untuk membendung peredaran informasi hoaks. Fitur tersebut ternyata tidak pandang bulu.

Tidak peduli siapa yang berkicau, Twitter akan tetap menandai kicauan dengan informasi yang salah atau tidak tepat. Salah satu "korban" fitur ini adalah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Untuk pertama kalinya, Twitter melabeli kicauan presiden dari Partai Republik itu.

Kicauan yang dilabeli "berpotensi menyesatkan" adalah tudingan Trump terhadap Gubernur California, Gavin Newsom yang mengirimkan surat suara lewat pos ke semua pemilih terdaftar (mail-in ballot).

Newsom terpaksa melakukan itu karena pemilu harus tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19. Tapi menurut Trump, mekanisme semacam itu akan meciptakan pemilu yang curang.

Baca juga: Twitter Akan Tandai Kicauan Menyesatkan Soal Covid-19

"Kotak suara akan dirampok, surat suara bakal dipalsukan dan bahkan dicetak secara ilegal dan ditandatangani secara curang," begitu alasan Trump yang ia tulliskan dalam Twitter pribadinya.

Tepat di bawah twit tersebut, ada keterangan dengan ikon peringatan atau tanda seru bewarna biru. Keterangan itu berbunyi "dapatkan fakta tentang mail-in ballots".

Apabila diklik, maka akan muncul sejumlah artikel dari media kredibel sebagai penjelasan lebih lanjut terkait twit yang dilabeli berpotensi menyesatkan tadi.

Ada pula beberapa twit dari para pemeriksa fakta yang kebanyakan adalah para jurnalis yang terverifikasi.

Perwakilan Twitter berdalih bahwa pelabelan ini sudah sejalan dengan kebijakan yang mereka umumkan awal bulan lalu tentang pembatasan konten yang berpotensi menyesatkan dan berbahaya berkaitan dengan pandemi Covid-19.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber The Verge
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X