Instagram Akan Mulai Tayangkan Iklan di IGTV

Kompas.com - 28/05/2020, 09:10 WIB
Aplikasi IGTV YouTube Instagram ShutterstrockAplikasi IGTV YouTube Instagram

KOMPAS.com - Setelah lama dinantikan para pembuat konten, akhirnya Instagram membuka ladang monetisasi baru, yakni melalui Instagram TV (IGTV). Langkah ini sekaligus memposisikan IGTV sebagai pesaing YouTube.

Mulai minggu depan, IGTV akan mulai menayangkan iklan. Namun, hal itu baru akan berlaku untuk 200 kreator besar, seperti Adam Waheed dan Lele Pons yang bekerja sama dengan pengiklan besar seperti Ikea, Puma, dan Sephora.

Menurut COO Instagram Justin Osofski, Instagram akan memberikan 55 persen dari total pendapatan iklan kepada kreator. Persentase tersebut juga sama dengan kreator Facebook Watch. 

Baca juga: Instagram Hapus Tombol IGTV karena Jarang Dibuka Pengguna

Iklan baru akan muncul ketika pengguna mengklik "tonton di IGTV"' setelah melihat preview yang lewat di linimasa. Pesan komersil di IGTV akan ditampilkan secara vertikal dan berdurasi 15 detik.

Kabarnya, Instagram sedang menguji coba fitur lain seperti melewati iklan. Osofsky mengatakan bahwa pesan promosi hanya akan muncul di konten yang ramah iklan.

Itu artinya, kreator harus mematuhi kebijakan monetisasi IGTV yang disebut Osofsky berbeda dengan kebijakan konten biasa di Instagram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Contohnya, menurut Osofsky, kreator boleh mengumpat di dalam video mereka tapi tidak diizinkan jika mereka ingin melakukan monetisasi.

Diawasi manusia untuk menyaring konten

Moderasi konten agaknya akan menjadi hal yang penting dilakukan Instagram apabila ingin skema iklan ini berjalan lancar. Instagram juga harus menjamin bahwa penonton IGTV cukup tinggi dan mereka berinteraksi dengan iklan.

Selain itu, Instagram juga harus memastikan bahwa iklan muncul di konten yang tepat agar monetisasi aman.

Kekahwatiran itu bukan omong kosong sebab YouTube pernah kebobolan. Misalnya saja pada tahun 2019 lalu, para pengiklan menarik uang mereka karena ada kreator yang memuat konten pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Baca juga: Instagram Sudah Bisa Video Call hingga 50 Orang

Osofsky sudah mengantisipasi soal moderasi. Ia mengatakan bahwa IGTV diawasi oleh manusia untuk menyaring konten. Mereka akan memeriksa video lebih dulu sebelum menyetujui monetisasi.

Ke depannya, moderasi diharapkan bisa mengandalkan tenaga manusia dan mesin. Namun, Osofsky menyebut Instagram masih akan bergantung pada moderasi Facebook terkait penggunaan teknologi dan manusia untuk moderasi.

Pendapatan lain dari Live Badges

Di luar iklan, kreator juga bisa memanen pendapatan dari penjualan lencana saat Instagram Live (Live Badges). Fitur tersebut akan mulai diuji coba bulan depan dengan sebagian kecil kreator.

Uji coba akan dilanjutkan di beberapa negara seperti AS, Brazil, Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Turki, Spanyol, dan Meksiko, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Kamis (28/5/2020).

Ada tiga lencana yang bisa dibeli penonton, masing-masing seharga 0,99 dollar AS (Rp 14.600), 1,99 dollar AS (Rp 29.400), dan 4,99 dollar AS (Rp 73.700). Belum diketahui seperti apa mekanisme jual beli lencana ini.

Baca juga: Instagram Luncurkan Fitur Guides dan Kontrol Komentar di Indonesia

Ketiga lencana berwujud berbeda. Lencana itu akan terpasang di nama pembeli dan akan terpampang saat mereka memberi komentar saat Instagram Live.

Komentar dengan lencana nantinya akan diprioritaskan dan naik ke daftar teratas. Instagram juga akan meluncurkan Live Shopping dalam beberapa bulan ke depan.

Fitur ini memungkinkan kreator menandai sebuah brand saat sedangan melakukan siaran langsung dan menjual merchandise mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber The Verge
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.