New Normal, Gerai dan Pusat Servis Ponsel Ikut Ketentuan PSBB

Kompas.com - 28/05/2020, 15:01 WIB
Suasana ITC Roxy Mas, salah satu pusat belanja ponsel terbesar di Jakarta. Kompas.com/Wahyunanda Kusuma PertiwiSuasana ITC Roxy Mas, salah satu pusat belanja ponsel terbesar di Jakarta.

KOMPAS.com - New normal yang mulai digaungkan pemerintah bisa menjadi angin segar untukkonsumen yang ingin mengunjungi gerai ritel ponsel atau pusat servis. Namun, para vendor punya kebijakan sendiri soal ini.

Asus, misalnya, mengatakan mengikuti ketentuan di daerah setempat, khususnya yang masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti DKI jakarta. 

"Untuk daerah-daerah yang PSBB masih dilanjutkan, gerai penjualan dan pusat service center Asus tetap ditutup," kata Muhammad Firman, Head of PR Asus Indonesia.

Baca juga: Jelang New Normal, Begini Prosedur Keamanan Gerai Operator Seluler

Firman mengatakan, pengguna yang membutuhkan layanan untuk perangkatnya bisa mengunjungi layanan service center di wilayah yang sudah melonggarkan PSBB. Namun, hari operasionalnya dibatasi pada Senin, Rabu, dan Jumat saja.

Senada dengan Asus, Oppo mengatakan pusat servisnya di daerah yang menerapkan PSBB masih akan ditutup. Realme pun berujar bakal mengikuti ketentuan dari pemerintah setempat.

"Semua saat ini masih di rumah. Yang jelas kami akan ikut aturan main dari pemerintah, aturan main dari masing-masing mall juga," ujar PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto.

Untuk gerai, khususnya yang berlokasi di dalam mall, ketiga vendor kompak mengatakan bahwa buka atau tidaknya toko bergantung pada pengelola pusat perbelanjaan yang bersangkutan.

Jikapun gerai atau pusat servis dibuka, masing-masing vendor mengimplementasikan protokol keamanan untuk menjaga kesehatan para pengunjung maupun staf toko.

"Untuk karyawan, kami akan menerapkan penggunaan safety health kit yang dianjurkan, kemudian pengecekan suhu tubuh hingga menjaga kebersihan dari setiap toko ataupun service center," ujar PR Manager Realme Indonesia, Krisva Angnieszca.

Baca juga: Erajaya Siapkan Protokol Kesehatan Hadapi New Normal

Firman mengatakan tiap pengunjung pusat servis Asus diharuskan melalui pengecekan suhu tubuh. Seluruh pegawai Asus juga wajib mengenakan masker, seperti yang juga diberlakukan Oppo.

"Buat promotor Oppo ya dilindungi portokol Covid-19, dibagikan masker, mereka harus pakai masker, rajin cuci tangan, dan lap perangkatnya," jelas Aryo kepada KompasTekno, Rabu (27/5/2020).

Selain gerai yang dikelola para vendor smartphone, gerai peritel yang dioperasikan Erajaya Group juga akan menerapkan prosedur kesehatan serupa apabila nantinya sudah dibuka kembali.

New normal, belum tentu PSBB berakhir

Kendati new normal akan dimulai pada awal Juni, bukan berarti status PSBB suatu daerah serta merta akan diakhiri.

Di Jakarta, misalnya, belum ada kepastian apakah pusat perbelanjaan benar-benar akan dibuka pada 5 Juni mendatang, setelah PSBB tahap ketiga berakhir pada 4 Juni.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa Pemerintah provinsi (Pemprov) belum menentukan kapan mall atau pusat perbelanjaan di Jakarta boleh beroperasi kembali.

"Karena belum ada aturan mana pun yang mengatakan PSBB (Jakarta) diakhiri," kata Anies di sela peninjauan arus balik Lebaran 2020 di km 47 Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (26/5/2020).

Baca juga: Kementerian Kominfo Siapkan Protokol dan Skenario New Normal

Menurut Anies, tanggal pembukaan mall di Jakarta tidak bisa dipastikan begitu saja, tapi menunggu hasil evaluasi PSBB tahap ketiga.

Itu artinya masih terbuka peluang PSBB di Jakarta akan berlanjut. Soal new normal sendiri merujuk pada situasi di mana masyarakat menjalani aktivitas seperti biasanya sambil menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Penerapannya terdiri dari lima tahapan yang akan berlangsung mulai dari 1 Juni 2020 untuk fase pertama hingga akhir Juli untuk fase kelima. Ada empat provinsi yang akan mengawali kenormalan baru, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penandangan Covid-19, Wiku Adisasmita, mengatakan bahwa kelaziman baru akan berlangsung hingga vaksin Covid-19 ditemukan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X