Pendapatan Telkomsel 2019 Naik Menjadi Rp 91 Triliun berkat Bisnis Digital

Kompas.com - 29/05/2020, 13:14 WIB
Ilustrasi Yoga Hastyadi Widiartanto/Kompas.comIlustrasi

KOMPAS.com - Telkomsel mencatat pencapaian positif sepanjang tahun 2019. Anak usaha Telkom Group di bidang telekomunikasi seluler itu mengalami kenaikan pendapatan sebesar Rp 91,1 triliun, atau naik 2,1 persen secara year over year (YoY).

Hal itu berdasar pada laporan keuangan Telkom Group untuk tahun 2019, yang dipublikasikan di situs resmi perusahaan.

EBITDA juga mengalami pertumbuhan 3,7 persen secara YoY dengan capaian Rp 49,2 triliun. Telkomsel juga membukukan laba bersih sebesar Rp 25,8 triliun, naik 1 persen secara YoY.

Hasil positif ini salah satunya disokong dari transformasi bisnis digital. Bisnis digital Telkomsel sendiri sepanjang 2019 lalu tumbuh 23,1 persen secara YoY, dengan pendapatan menjadi Rp 58,2 triliun.

Baca juga: Layanan Solusi Bisnis Telkomsel Bisa Diakses lewat Situs myEnterprise

Tahun lalu, pendapatan bisnis digital Telkomsel mencapai Rp 47,2 triliun, yang artinya tahun ini mengalami kenaikan Rp 11 triliun. Sektor ini menyumbang 63,9 persen dari total pendapatan, naik dari tahun lalu yang pertumbuhannya 53 persen.

Untuk layanan data sendiri naik 22,3 persen secara YoY mencapai Rp 50,5 triliun. Sementara untuk layanan digital naik 29 persen secara YoY, Rp 7,6 triliun.

Trafik data Telkomsel juga mengalami kenaikan yang signifikan, yakni 53,6 persen secara YoY dengan total konsumsi data 6.558 petabyte. Konsumsi data per pengguna rata-rata mencapai 5,2 GB, naik 54,7 persen dari tahun lalu.

Telkomsel mencatat ada 119,3 juta perangkat yang terkoneksi jaringan 3G/4G, naik 11,5 persen secara YoY dengan penetrasi 69,7 persen. Di saat layanan data naik, layanan SMS dan telepon mengalami penurunan.

Trafik telepon turun 13,7 persen secara YoY yang berimbas ke penurunan pendapatan sebesar 18,5 persen secara YoY, menjadi Rp 26,7 triliun. Hal yang sama juga terjadi pada trafik SMS yang turun 30,1 persen secara YoY.

Pendapatan SMS turun 39,8 persen menjadi Rp 3,9 triliun. Dalam laporan yang diterima KompasTekno, Kamis (28/5/2020), Telkomsel mengaku sempat mengalami penurunan dan perubahan perilaku setelah aturan registrasi kartu prabayar.

Namun, dengan strategi pemasaran yang gencar, bisnis Telkomsel kembali bergeliat. Saat ini, Telkomsel mencatat ada 171,1 juta pelanggan, naik 5 persen secara YoY.

Sebanyak 110,3 juta merupakan pengguna data, naik 3,5 persen secara YoY dengan penetrasi mencapai 64,4 persen. Pendapatan pascabayar naik 2,7 persen secara YoY sebesar Rp 8,2 triliun.

Sementara pendapatan prabayar naik 3 persen secara YoY sebesar Rp 77,5 triliun. Namun, pendapatan roaming turun 22,2 persen secara YoY, menjadi Rp 3,6 triliun, karena penurunan telepon dan SMS.

Baca juga: Trafik Data Telkomsel Naik 22,8 Persen Selama Ramadhan dan Lebaran

Pada tahun 2019, Telkomsel membangun 23.162 BTS baru yang semuanya berbasis jaringan 4G. Kini total BTS Telkomsel mencapai 212.235 unit, naik 12,2 persen secara YoY. Sebanyak 76,3 persen dari BTS tersebut merupakan jaringan 3G/4G.

PT Telkom Indonesia (PERSERO) Tbk sendiri selaku induk usaha Telkomsel, meraup total pendapatan konsolidasi sebesar Rp 135,57 triliun, naik 3,7 persen secara YoY.

Layanan data dan bisnis interntet rumah dan TV kabel, IndiHome menjadi kunci bisnis Telkom. Laba bersih yang didapat mencapai Rp 18,66 triliun.

Bisnis digital dan layanan IndiHome menjadi kunci bisnis Telkom. Secara berurutan, bisnis digital dan IndiHome mengalami pertumbuhan 9,5 persen dan 3,5 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.