Kompas.com - 04/06/2020, 15:59 WIB

Salah satunya saat ia mengatakan "kerumunan besar yang terorganisasi dan mendekati pagar penjagaan, harus disambut dengan anjing-anjing ganas dan senjata paling buruk".

Dihimpun KompasTekno dari The Verge, Kamis (4/5/2020), akun Snapchat Trump telah diikuti oleh lebih dari 1,5 juta pengguna. Jumlah itu naik tiga kali lipat dalam setahun terakhir berkat promosi di tab Discover.

Hadirnya akun Trump bukan tanpa alasan. Niatnya adalah untuk berkampanye dan menarik pemilih muda yang menjadi basis pengguna Snapchat.

Sebagian dari mereka adalah pemilih pemula yang akan ikut serta dalam pemilu AS bulan November mendatang.

Baca juga: Kicauan Donald Trump Soal Kekerasan di Minneapolis Disembunyikan Twitter

CEO Snapchat ikut bersuara

CEO Snapchat, Evan Spiegel juga bersuara soal twit Trump yang dinilai mengglorifikasi kekerasan.

Melalui sebuah memo kepada para karyawannya, Spiegel mengutuk segala aksi kekerasan dan rasial.

Ia tidak spesifik menyebut akun Trump, namun ia mengatakan "tidak mempromosikan akun di Amerika yang menghasut kekerasan rasial".

"Kami telah berulang kali menyuarakan tentang kerja keras untuk memberikan dampak positif dan kami akan terus melanjutkannya dengan konten yang kami promosikan di Snapchat," tulis Spiegel.

Tuduhan curang kepada Snapchat

Halaman:
Sumber The Verge


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.