Gadget Story Galaxy S20

Tips Memotret dengan Smartphone ala Fotografer Nikko Ilham

Kompas.com - 07/06/2020, 14:46 WIB
Ilustrasi memotret. ThinkstockphotoIlustrasi memotret.

KOMPAS.com - Menjadi kreator konten fotografi tidak melulu harus bermodal kamera mirrorless atau DSLR. Smartphone yang digunakan sehari-hari pun bisa digunakan sebagai alat bidik gambar yang tak kalah bagus, apalagi untuk diunggah ke media sosial.

Pasalnya, para vendor smartphone masa kini sudah membekali produk mereka dengan rangkaian kamera yang mumpuni. Hal itu turut diakui oleh fotografer Nikko Ilham yang kerap memanfaatkan smartphone untuk mengabadikan momen sehari-hari.

Ia mengatakan, smartphone saat ini, terutama segmen kelas atas, sudah memadai untuk diajak merekam foto dan video. Menurut Nikko, menggunakan kamera smartphone lebih praktis dan ringkas dibanding menggunakan kamera DSLR atau mirrorless.

Nikko pun sempat bercerita bahwa ia mulai menekuni fotografi mobile dengan smartphone lawas Galaxy Mini series. Sekarang dia memakai Galaxy S20 Plus yang sudah jauh lebih andal untuk keperluan memotret.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Nikko Ilham (@nikkoilham) on Jun 6, 2020 at 9:03pm PDT

Baca juga: Cara Tech Reviewer dan Fotografer Lewati Masa Pandemi dan Hadapi New Normal

"Buat konten foto dan video baterai juga awet dan tahan lama," kata Nikko di acara Gadget Story KompasTekno bersama Samsung Galaxy S20 yang disiarkan secara langsung di YouTube KompasTekno, Jumat (5/6/2020).

Gadget Story Galaxy S20 Gak kaku Hadapi Normal Baru Live di YouTube KompasTekno sore ini, pukul 16.00 WIB.Ist Gadget Story Galaxy S20 Gak kaku Hadapi Normal Baru Live di YouTube KompasTekno sore ini, pukul 16.00 WIB.
Ia pun membagikan tips tentang cara membidik gambar menggunakan smartphone agar hasilnya sedap di mata.

1. Fokus pada pesan yang ingin disampaikan

Menurut Nikko, bagus atau tidaknya sebuah foto adalah penilaian subyektif. Namun setiap fotografer pasti memiliki pesan yang ingin disampaikan lewat karyanya.

Sebab itu, fotografer harus fokus pada point of interest atau titik utama dalam sebuah foto yang menjadi inti cerita dari fotonya.

"Jadi, kalau kita mau motret orang, ya harus orangnya jelas, jangan sampai blur," jelasnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X