Meski Mirip, Redmi Note 9 dan Note 9 Pro Beda "Otak"

Kompas.com - 09/06/2020, 20:07 WIB
(ki-ka) Tampak depan Redmoi Note 9 Pro dan Redmi Note 9 Kompas.com/Wahyunanda Kusuma(ki-ka) Tampak depan Redmoi Note 9 Pro dan Redmi Note 9

KOMPAS.com- Xiaomi baru saja memperkenalkan dua jagoan barunya di Indonesia, yakni Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro. Dua smartphone tersebut sama-sama mengusung desain yang terlihat lebih "segar" dibanding model terdahulu

Bagian muka mereka kini mengusung desain dotdisplay, istilah Xiaomi untuk layar dengan lubang kamera punch hole. Desain ini memang mulai membumi di smartphone kelas menengah.

Empat kamera belakang juga terpatri di modul berbentuk persegi. Tidak cuma itu, di Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro, Xiaomi juga sama-sama menyematkan chip dengan embel-embel gaming. Namun, meski mirip, kedua ponsel ini sebenarnya berbeda "otak".

Baca juga: Redmi Note 9 dan Note 9 Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Redmi Note 9 mengandalkan MediaTek Helio G85, sementara Redmi Note 9 Pro ditenagai Snapdragon 720G. Salah satu alasannya adalah karena kedua ponsel menyasar generasi Z yang hobi main game.

Country Director Xiaomi Indoensia, Alvin Tse mengatakan bahwa gaming mobile adalah aktivitas yang paling banyak dilakukan generasi muda saat ini.

Xiaomi juga secara khusus menggandeng salah satu tim eSport besar di Indonesia, Bigetron.
Ini adalah kerja sama pertama kali antara Xiaomi dan Bigetron. "Kami sangat senang melihat bagaimana pengalaman para gamer bermain di Redmi Note 9 series," kata Alvin.

Bisa gaming, bisa untuk yang lain

Redmi Note 9 yang ditenagai Helio G85 juga diklaim memiliki performa mumpuni untuk game. Menurut Alvin, performa chipset MediaTek ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

"Performa chip Mediatek sudah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama untuk kinerja CPU," jelas Alvin setelah peluncuran Redmi Note 9, Selasa (9/6/2020).

Itu sebabnya, Xiaomi memutuskan untuk memasang chip Mediatek Helio G85 di jantung Redmi Note 9. Berkebalikan dari tahun lalu, di mana Xiaomi justru memasang chipset Mediatek Helio G90T di Redmi Note 8 Pro, sementara Redmi Note 8 dibekali Snapdragon 665.

Redmi Note 9 sekaligus menjadi smartphone pertama di Indonesia yang dibekali chip Mediatek Helio G85.

Baca juga: Pengguna Redmi Note 9 Pro Bisa Selfie Layaknya Pakai iPhone 11

Alvin mengklaim bahwa performa Mediatek Helio G85 20 persen lebih tinggi dibanding Snapdragon 665 yang tersemat di Redmi Note 8.

Redmi Note 9 Pro  juga menjadi seri Redmi Note pertama Xiaomi yang mengadopsi chip seri Snapdragon 700. "(Snapdragon 720G) bukan hanya powerful tapi juga efisien secara konsumsi daya, ini juga sangat dingin," kata Alvin.

Lalu, apakah Redmi Note 9 dan Note 8 Pro hanya ditujukan untuk kalangan penggemar game? Ternyata tidak juga. Menurut Alvin, apabila andal dalam hal gaming, maka ponsel pun mumpuni buat aneka hal lain.

"Bisa digunakan untuk melaukan tugas sehari-hari dengan baik juga, seperti browsing, nonton video, membuat presentasi, dan kegiatan lain," tandasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X