Kompas.com - 11/06/2020, 11:28 WIB

KOMPAS.com - Belakangan, pengguna IndiHome ramai mengeluhkan fair usage policy (FUP). Beberapa pengguna mengaku informasi FUP di aplikasi myIndiHome mereka berubah dari sebelumnya.

FUP adalah kebijakan batas pemakaian internet, yang apabila mencapai kuota tertentu, kecepatan akan diturunkan.

Pelanggan IndiHome mengeluhkan informasi FUP yang terpampang di aplikasi MyIndiHome berkurang dari yang sebelumnya tertera. Seperti yang dikeluhkan salah satu warganet dengan akun @suhrika.

"Kok saya lihat berkurang drastis banget ya fair usage policy-nya? Tanpa pemberitahuan juga loh," twitnya.

Twit senada juga dikeluhkan pengguna IndiHome lainnya. Seperti yang diunggah akun @afif_usman dan @ivan_pepe berikut.

Ada pula pengguna yang mengeluh adanya perubahan informasi kecepatakan paket yang mereka pilih. Dari semula 50 Mbps menjadi 30 Mbps.

Keluhan mereka pun ditanggapi akun Twitter layanan konsumen @IndiHome. Rata-rata, jawaban yang diberikan senada.

Baca juga: IndiHome Punya 7 Juta Pelanggan, Pendapatan Setahun Rp 18 Triliun

"Sebagai informasi untuk ketentuan FUP tidak ada perubahan baik dari sisi pelanggan maupun kami, dimana data yang tampil pada aplikasi myIndiHome saat ini menampilkan pemakaian batas awal (tanpa throttling) selebihnya tetap sama," jawab akun @IndiHome.

Customer service IndiHome juga mengatakan bahwa ada perubahan tampilan informasi FUP, yang sebelumnya ditampilan FUP keseluruhan, namun saat ini hanya ditampilan FUP pertama saja, sehingga jumlahnya terlihat berkurang.

Sebagai contoh, apabila pelanggan mendaftar paket internet 20 Mbps, maka informasi FUP pertama yang tertera adalah 500 GB (FUP 1). Sementara informasi batas FUP kedua atau keseluruhan yang 800 GB, tidak ditampilkan.

Beda paket beda FUP

Saat dikonfirmasi KompasTekno, President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo juga mengatakan bahwa FUP setiap pelanggan bergantung pada jenis paket IndiHome yang dipilih.

Ada tiga pilihan paket yang ditawarkan, yakni Single Play (internet), Dual Play (internet dan telepon), dan Triple Play (internet, telepon, dan TV).

Artinya, meskipun kecepatan awal internet yang dipilih sama, tapi paket yang digunakan berbeda, hal itu akan memengaruhi informasi FUP. Arif menyontohkan pengguna yang sama-sama berlangganan IndiHome dengan kecepatan awal 20 Mbps.

"FUP kedua pelanggan tersebut berbeda karena pelanggan pertama memilih paket IndiHome Single Play dengan kecepatan 20 Mbps, sehingga FUP yang diberlakukan adalah sebesar 550 GB (500 GB dari paket yang dipilih dan tambahan 50 GB bonus di masa pandemi COVID-19)," jelas Arif.

Baca juga: Batasi Kuota Internet IndiHome, Telkom Dipetisi

Sementara satu pelanggan lainnya yang memilih paket Triple Play, memperoleh FUP sebesar 300 GB, di mana 250 GB adalah paket yang dipilih, dan tambahan 50 GB bonus di masa pandemi.

Arif menambahkan bagi pelanggan yang ingin mengetahui informasi lengkap FUP paketnya bisa menghubungi layanan call center di nomor 147.

KompasTekno pun mencoba menghubungi layanan call center IndiHome untuk menanyakan batas FUP dan daftar kecepatan paket Single Play 20 Mbps.

Untuk FUP pertama paket tersebut, saat konsumsi melebihi 550 GB, maka kecepatan akan diturunkan menjadi 10 Mbps. Sementara FUP kedua dengan konsumsi data lebih dari 800 GB, kecepatan internet diturunkan menjadi 4 Mbps.

Sayangnya, informasi FUP dan kecepatan hanya diberikan sesuai paket yang didaftarkan saja. Artinya, pengguna tidak bisa mendapatkan informasi tentang batas FUP dan kecepatan paket lain.

Situs resmi IndiHome pun kini tidak menampilkan batas FUP untuk masing-masing paket berlangganan. Sebelumnya pada 2016 lalu, saat IndiHome baru mengenalkan skema FUP, informasi itu bisa diakses dan bebas dilihat oleh pengguna.

Baca juga: Kuota Internet Dibatasi, Pelanggan Indihome Protes

Skema batas FUP IndiHome saat dikenalkan pada 2016 lalu.Indihome.co.id Skema batas FUP IndiHome saat dikenalkan pada 2016 lalu.
Kala itu, FUP IndiHome akan berlaku jika pengguna telah melewati batas kuota 300 GB per bulan.

Jika batas itu dilewati, maka kecepatan akan diturunkan. Ini berlaku untuk pelanggan kecepatan 10 Mbps ke atas.

Jika melewati batas 300 GB, pelanggan akan tetap dapat dengan kecepatan 7,5 Mbps.

Untuk pemakaian lebih dari 400 GB kecepatan akan dikurangi lagi menjadi 40 persennya.

Selanjutnya, kecepatan tidak akan pernah turun lagi seterusnya (unlimited).

Untuk informasi batas FUP sesuai paket kecepatan internet lainnya, bisa dilihat di tabel di samping.

Skema FUP ini diberlakukan Telkom karena berdasarkan data yang mereka miliki, rata-rata konsumsi bandwidth pelanggan IndiHome masih di bawah 300 GB per bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Software
Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Hardware
Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Software
5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Internet
2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas 'Stalking'

2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas "Stalking"

e-Business
Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

e-Business
Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.