Twitter "Paksa" Pengguna Baca Artikel sebelum "Retweet" Link Berita

Kompas.com - 14/06/2020, 19:22 WIB
Ilustrasi Aplikasi Twitter di ponsel di depan logo Twitter BloombergIlustrasi Aplikasi Twitter di ponsel di depan logo Twitter

KOMPAS.com - Twitter mengumumkan fitur baru yang sedang diuji coba. Fitur tersebut akan "memaksa" pengguna untuk membaca artikel lebih dahulu sebelum me-retweet sebuah tautan atau link URL lainnya.

Karena menurut Twitter, terkadang judul artikel tidak merepresentasikan seluruh isinya.

"Berbagi artikel dapat memicu percakapan baru, jadi Anda mungkin mau membacanya lebih dulu sebelum menge-twit," tulis Twitter dikutip KompasTekno, Minggu (12/6/2020).

Baca juga: Twitter Buka Lagi Pengajuan Centang Biru?

Dalam kicauannya, akun @TwitterSupport menjelaskan peringatan akan muncul dengan tulisan “Headline tidak menceritakan kisah lengkap. Ingin membaca ini sebelum melakukan Retweet? "

Baca juga: Twitter Mulai Uji Coba Fleets, Fitur Mirip Instagram Stories

Keputusan penerapan fitur peringatan ini dilakukan Twitter agar para penggunanya dapat menelaah terlebih dahulu pesan yang akan mereka bagikan. Agar dapat mendorong diskusi yang lebih produktif.

Fitur ini menjadi pengingat bagi pengguna agar membaca artikel lebih dahulu, untuk mengetahui validitas informasi di dalamnya, sehingga tidak menyebarkan informasi yang salah.

Dengan kata lain, pengguna Twitter "dipaksa" untuk berliterasi terlebih dahulu, alih-alih menjaga penyebaran berita hoaks.

Karena masih dalam tahap uji coba, maka fitur ini baru disebar ke beberapa pengguna. KompasTekno sudah mencoba melakukan update aplikasi Twitter di Android, namun belum menemukan fitur ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X