Xiaomi Tanggapi Kabar Kelangkaan Stok Redmi Note 9 dan Note 9 Pro

Kompas.com - 18/06/2020, 18:00 WIB
(ki-ka) Kotak kemasan Redmi 9 dan Redmi Note 9 Pro. Kompas.com/Wahyunanda Kusuma(ki-ka) Kotak kemasan Redmi 9 dan Redmi Note 9 Pro.

KOMPAS.com - Xiaomi telah membuka penjualan  Redmi Note 9 dan  Redmi Note 9 Pro di Indonesia sejak beberapa hari lalu. 

Meski telah resmi dipasarkan, namun ketersediaan kedua ponsel tersebut dilaporkan langka di sejumlah cabang Authorized Mi Store.

Sulitnya mendapatkan perangkat Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro dikeluhkan pelanggan di akun Instagram Mi Store Indonesia.

Menanggapi kabar tersebut, Head of Public Relations Xiaomi Indonesia, Stephanie Sicilia mengatakan bahwa Xiaomi sebenarnya tidak menghadapi kendala stok Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro.

Ia pun mengatakan bahwa ada kemungkinan kesalahpahaman informasi terjadi, antara tim di lapangan dengan pengelola Mi Store. 

Stephanie juga mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan monitoring hal tersebut.

"Kami akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi permintaan pasar. Dan kami pastikan bahwa kami tidak memiliki masalah dengan stok," ujar Stephanie kepada KompasTekno, Kamis (18/6/2020).

Baca juga: Calon Pembeli Redmi Note 9 dan 9 Pro di Indonesia Kecewa Stok Langka

Ia pun berjanji akan segera menyiapkan stok Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro untuk Authorized Mi Store yang kehabisan unit.

"Kalau memang di toko ada yang sudah habis akan kami restock secepatnya," imbuh Stephanie.

Sebelumnya, sejumlah calon pembeli mengeluh karena tidak bisa melakukan pembelian ponsel Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro secara langsung melalui Authorized Mi Store karena stoknya yang habis.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X