Kompas.com - 22/06/2020, 12:07 WIB

Meski belum terungkap siapa yang membuat, domain ekstensi berbahaya ini diketahui memiliki keterkaitan dengan perusahaan asal israel, Galcomm.

Ada sebanyak 26.079 domain terdaftar lewat Galcomm. Dari jumlah tersebut, 15.160 domain atau sekitar 60 persen di antaranya disebut berbahaya atau mencurigakan.

"Dengan mengeksploitasi tempat terpercaya pada domain registrar, Galcomm melakukan aktivitas berbahaya yang kami temukan di ratusan jaringan yang telah kami uji," jelas Golomb.

Namun, pihak Galcomm menyangkal tuduhan itu.

"Galcomm tidak terlibat dengan aktivitas berbahaya apapun," jelas pemilik Galcomm, Fogel.

Setelah publikasi Awake keluar, Fogel mengatakan sebagian besar domain yang tercatat sudah tidak aktif.

Baca juga: Google Tambal Tiga Celah Keamanan di Chrome

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sudah dihapus

Sementara itu, Google mengatakan telah menghapus semua ekstensi yang disebutkan Awake. Google pun memberikan apresiasi terhadap Awake yang telah menginformasikan celah ini.

"Kami akan melakukan pembersihan secara reguler untuk menemukan ekstensi dengan teknik, kode, dan perilaku yang sama lalu menghapus ekstensi itu apabila melanggar kebijakan kami," jelas Scott Westover, sebagaimana KompasTekno rangkum dari CNN, Senin (22/6/2020).

Namun, Google tidak menyinggung soal peran perusahaan Galcomm. Ini bukan kasus pertama ekstensi di Chrome bermasalah.

Bulan Februari lalu, ekstensi di Google Chrome juga dikabarkan terkait dengan serangan siber.

Google pun telah melakukan beberapa upaya privasi dan keamanan peramban untuk melindungi penggunanya.

"Sebagai tambahan, untuk menonaktifkan akun developer yang melanggar kebijakan kami, kamu juga menandai pola berbahaya tertenu untuk mendeteksi dan mencegah ekstensi (berbahaya) kembali muncul," jelas Westover.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.