Layanan GoLife Disetop 27 Juli, Gojek Beri Bantuan untuk Mitra

Kompas.com - 23/06/2020, 23:22 WIB

KOMPAS.com - Selain melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 430 karyawan, Gojek juga bakal menyetop layanan GoLife dan GoFood Festival.

Kedua layanan tersebut akan dihentikan karena bisnisnya mengalami penurunan signifikan selama pandemi Covid-19. Sebab, dua layanan itu, terutama GoLife yang terdiri atas GoMassage dan GoClean, membutuhkan interaksi jarak dekat.

"Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi atas situasi makro-ekonomi dan perubahan perilaku masyarakat yang menjadi lebih waspada terhadap aktivitas yang melibatkan kontak fisik ataupun kegiatan yang tidak memungkinkan untuk berjaga jarak," tulis Gojek dalam pernyataan resmi, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Gojek PHK 430 Karyawan Akibat Pandemi Covid-19

Gojek mengatakan bahwa layanan GoLife masih bisa digunakan hingga 27 Juli 2020.

Gojek kemudian menyatakan akan memfokuskan diri pada bisnis inti yang dinilai tumbuh signifikan, seperti bisnis logistik yang naik 80 persen sejak awal pandemi, dan layanan kebutuhan sehari-hari (grocery) yang naik dua kali lipat.

Sebelumnya, Gojek juga telah memangkas sejumlah layanan di GoLife pada akhir 2019. Beberapa layanan tersebut yakni GoGlam, GoFix, GoAuto, GoDaily, GoLaundry, dan Service Marketplace.

"Layanan GoLaundry dan GoDaily akan beroperasi hingga 31 Desember 2019. Sedangkan layanan GoFix dan GoGlam akan beroperasi sampai pertengahan Januari 2020, termasuk Service MarketPlace yang masih dalam tahap percobaan," kata Head of GoLife Wesly Simatupang.

Baca juga: Gojek Akan Tutup Sejumlah Layanan GoLife Akhir Tahun 2019

Saat itu, Gojek mengatakan akan lebih fokus pada layanan GoClean dan GoMassage yang diklaim menyumbang hampir 90 persen dari total pemesanan di ekosistem GoLife.

Namun, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat permintaan layanan GoLife semakin menurun.

Bagi mitra GoLife yang terdampak keputusan ini, Gojek akan memberikan dukungan berupa Program Solidaritas Mitra Covid-19.

"Hal ini berupa program peningkatan keterampilan melalui pelatihan online yang dapat menjadi bekal jangka panjang untuk memperoleh penghasilan tambahan. Selain itu, Gojek juga akan memberikan program bantuan dana tunai untuk mitra aktif yang memenuhi kriteria," jelas Gojek.

Baca juga: Grab Mem-PHK 360 Karyawan, Termasuk di Indonesia

Sebelumnya, kompetitor Gojek, Grab, sudah lebih dulu mengumumkan adanya PHK yang berdampak pada 360 karyawannya di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Hal tersebut bertujuan untuk menyiasati dampak dari kondisi bisnis di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.