GoClean dan GoMassage Ditutup 27 Juli, Gojek Fokus ke 3 Bisnis Ini

Kompas.com - 24/06/2020, 07:07 WIB
ilustrasi transportasi online Gojek techcrunch.comilustrasi transportasi online Gojek

KOMPAS.com - Gojek akan menutup layanan GoLife pada 27 Juli mendatang. Selain GoLife, layanan GoFood Festival juga dihentikan. Gojek pun fokus pada tiga layanan utamanya, yakni transportasi (GoRide), pesan antar makanan (GoFood), dan uang elektronik (GoPay).

Keputusan itu berdampak pada pemutusan hubungan kerja ( PHK) terhadap 430 karyawan Gojek atau 9 persen dari total karyawan. Sebagaian besar karyawan berasal dari divisi yang terkait layanan GoLife dan GoFood Festival.

Dalam e-mail yang dikirim ke karyawannya oleh Co-CEO Gojek Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi, bisnis GoLife dan GoFood paling terdampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Layanan GoLife Disetop 27 Juli, Gojek Beri Bantuan untuk Mitra

"Kedua bisnis ini, GoLife dan GoFood Festival, membutuhkan interaksi jarak dekat, dan mengalami penurunan permintaan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir seiring dengan pandemi Covid-19," kata Gojek.

Gojek pun akan fokus pada tiga bisnis utama mereka, yakni transportasi (GoRide), pesan antar makanan (GoFood), dan uang elektronik (GoPay).

Selain itu, mereka juga akan fokus pada layanan yang mengalami pertumbuhan signifikan, seperti bisnis logistik (GoSend) yang disebut tumbuh 80 persen sejak awal pandemi.

Begitu juga layanan belanja kebutuhan sehari-hari (grocery) yang diklaim naik dua kali lipat.
Sebelumnya, Gojek telah mengurangi sejumlah layanan GoLife pada akhir 2019. Layanan tersebut adalah GoGlam, GoFix, GoAuto, GoDaily, GoLaundry, dan Service Marketplace.

Sementara GoClean dan GoMassage tetap dipertahankan karena menyumbang hampir 90 persen dari total pemesanan di ekosistem GoLife. Namun, karena pandemi membatasi interaksi jarak dekat dan kontak fisik, layanan ini ikut tumbang.

Gojek menyadari banyak mitra GoClean dan GoMassage yang terdampak. Oleh sebab itu, startup ride hailing ini akan memberikan dukungan berupa Program Solidaritas Mitra Covid-19.

Baca juga: Gojek Akan Tutup Sejumlah Layanan GoLife Akhir 2019

"Hal ini berupa program peningkatan keterampilan melalui pelatihan online yang dapat menjadi bekal jangka panjang untuk memperoleh penghasilan tambahan," jelas Gojek.

Perusahaan juga akan memberikan program bantuan dana tunai untuk mitra aktif yang memenuhi kriteria, tanpa menjelaskan lebih detail apa kriteria yang dimaksud. Sementara itu, bagi karyawan terdampak, Gojek menjanjikan pesangon di atas standar yang ditetapkan pemerintah.

Karyawan juga masih bisa memanfaatkan asuransi kesehatan hingga 31 Desember mendatang. Selain itu, karyawan terdampak bisa tetap memiliki laptop untuk membantu mereka mencari peluang baru.

"Kepada kalian yang harus meninggalkan Gojek, tolong diketahui bahwa ini adalah kesalahan kami berdua, saya dan Andre, bukan kalian. Kami memohon maaf kali ini telah mengecewakan kalian," ucap Kevin kepada 430 karyawan yang terdampak.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X